Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Duga Ada Pihak yang Selalu Provokasi, BPN: Jangan Bangun Opini!

Nasional

TKN Duga Ada Pihak yang Selalu Provokasi, BPN: Jangan Bangun Opini!

Senin, 13 Mei 2019 09:58
Detik.com
Andre Rosiade.
JAKARTA - Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menduga ada pihak yang melakukan provokasi sehingga terjadi ancaman terhadap Presiden RI Jokowi. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta TKN Jokowi-Ma'ruf tidak membangun opini.

"Bang Ace sebut aja siapa yang memprovokasi. Saya? Sebut aja namanya. Jangan membangun opini yang menyesatkan rakyat dan jangan membangun opini yang menakut-nakuti rakyat dengan pernyataannya," kata jubir BPN, Andre Rosiade saat dimintai tanggapan, Minggu (12/5/2019).

Andre menilai Ace sedang berhalusinasi. Dia menuding pihak TKN Jokowi-Ma'ruf memang ingin menyeret pihak BPN Prabowo-Sandiaga dalam kasus hukum.

"Ya Bang Ace itu halu terus, pernyataannya halu. Kedua saya rasa memang ada kesengajaan. Pernyataan Bang Ace itu menjawab bahwa pihak TKN, ada indikasi ingin menyeret-nyeret pihak BPN dalam kasus hukum," jelasnya.

Politikus Gerindra itu menilai dugaan TKN Jokowi-Ma'ruf ingin menyeret kubu Prabowo ke ranah hukum membahayakan demokrasi. Andre menilai sikap tersebut juga akan berdampak negatif kepada Jokowi.

"Kalau seandainya ternyata, bapak sebagai penikmat demokrasi membawa Indonesia dalam kemunduran demokrasi lalu melawan semangat reformasi, berarti bapak sebagai penikmat demokrasi bisa dikatakan oleh rakyat bapak seorang penumpang gelap reformasi yang membawa kemunduran terhadap demokrasi dan reformasi," papar Andre.

Sebelumnya diberitakan, jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasa Syadzily menduga ada pihak yang melakukan provokasi sehingga terjadi ancaman terhadap Jokowi. Dia mengimbau berbagai pihak, termasuk BPN, agar tak memanasi pendukung untuk bersikap berlebihan.

"Kami yakin perilaku seperti ini karena ada pihak-pihak yang selalu memprovokasi dan memanas-manasi pendukungnya untuk tetap bersikap anti-Pak Jokowi secara berlebihan. Sebaiknya, siapa pun itu, termasuk BPN, agar jangan terus memanas-manasi para pendukungnya untuk bersikap yang berlebihan dalam merawat militansi pendukungnya dengan kebencian seperti itu," terang saat dihubungi, Minggu (12/5).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.