Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Jokowi: Demokrat Sudah Tinggalkan Koalisi Sebelum Diusir Poyuono

Nasional

TKN Jokowi: Demokrat Sudah Tinggalkan Koalisi Sebelum Diusir Poyuono

Sabtu, 11 Mei 2019 10:12
Detik.com
JAKARTA - Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono mengusir Partai Demokrat (PD) dari koalisi pengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut Demokrat sudah keluar koalisi sebelum diusir oleh Poyuono.

"Jika relasi BPN seperti Pak Arief Poyuono seperti ini, maka BPN akan ditinggalkan sendirian dalam kekalahan. Lagipula, sebelum "diusir" Partai Demokrat saya yakin sudah meninggalkan duluan koalisi mereka ini. Apalagi langkah-langkah mereka dalam menyikapi kekalahan dilakukan dengan cara di luar akal sehat," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Sabtu (10/5/2019).

Ace mengatakan koalisi harus dibangun atas dasar kebersamaan. Ketua DPP Golkar itu kemudian bicara soal komunikasi yang sudah dijalin TKN dengan Demokrat.

"Bagi kami, sekali lagi, membangun kebersamaan dalam koalisi itu tidak bisa dengan saling tuding menuding. Kita ingin membangun chemistry dalam koalisi itu. Kami telah membangun komunikasi dengan Partai Demokrat. Kami telah merajut silaturahmi dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TKN Johnny G Plate mengatakan pihaknya selalu membuka kerja sama dengan semua partai. Namun dia tidak ingin mencampuri terkait polemik internal koalisi Prabowo.

"Kami menyambut kekerabatan politik dengan semua partai. Tentu akan menjadi tidak elok jika kami memberikan komentar atas dinamika di internal koalisi 02," ujar dia.

Sebelumnya, Arief Poyuono meminta PD keluar dari Koalisi Indonesia Adil Makmur pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Poyuono meminta Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tak bersikap seperti serangga undur-undur.

"Demokrat sebaiknya keluar saja dari Koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya. Mau mundur dari koalisi aja pake mencla-mencle segala," kata Poyuono dalam keterangannya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.