Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Jokowi Tunggu Realisasi BPN Prabowo Tarik Saksi di KPU

Nasional

TKN Jokowi Tunggu Realisasi BPN Prabowo Tarik Saksi di KPU

Rabu, 15 Mei 2019 10:31
Inas Nasrullah Zubir (Foto: Dok. Pribadi)
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan akan menarik para saksi penghitungan suara yang ada di KPU pusat hingga kabupaten/kota terkait dugaan kecurangan Pemilu 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menanti realisasi pernyataan itu.

"Apabila ternyata besok (hari ini) BPN dan partai-partai pengusung dan pendukung Prabowo-Sandi masih mengirim saksi dalam penghitungan suara berjenjang dari PPK hingga KPU RI, maka rakyat Indonesia akan menilai bahwa Prabowo Subianto adalah ayam sayur yang bisanya hanya omong kosong belaka," kata anggota TKN Inas Nasrullah Zubir kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

Jika janji itu tidak terwujud, Inas menyebut Prabowo ibarat 'ayam sayur'. Dia heran dengan penolakan Prabowo dan BPN terhadap hasil penghitungan suara Pemilu 2019.

"Penolakan Prabowo Subianto terhadap hasil pemilu tersebut tentunya diputuskan oleh BPN Prabowo-Sandi yang terdiri juga dari Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya," ujarnya.

"Tapi jika penolakan tersebut bukan keputusan BPN, maka rakyat Indonesia akan menilai Prabowo Subianto adalah seorang otoriter. Karena itu, jika keputusan penolakan hasil pemilu dilakukan oleh BPN, maka suka atau tidak suka harus diikuti oleh Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya," imbuh Inas

BPN Prabowo-Sandiaga sebelumnya menyatakan akan menarik para saksi penghitungan suara Pemilu 2019 yang ada di KPU pusat hingga kabupaten/kota. Hal ini berkaitan dengan isu dugaan kecurangan penghitungan suara Pemilu 2019.

"Per hari ini diumumkan demikian. Dengan demikian, seluruh saksi yang sekarang berada, baik di KPU pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, yang sekarang masih ada proses kami rencanakan dan kami perintahkan untuk ditarik," kata Priyo seusai simposium nasional tentang klaim kecurangan Pemilu 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.