Nasional
TNI Latihan Bersama Dengan USPACOM
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 25 Jul 2016 16:51
JAKARTA - Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki hubungan kerja sama yang sangat baik, kerja sama yang telah lama terjalin ini merupakan suatu pondasi dari diselenggarakannya kegiatan latihan bersama ini.
Demikian disampaikan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung
Risdhianto, M.B.A., dalam amanat tertulis yang dibacakan Waasops
Panglima TNI Laksma TNI Hardjo Susmoro pada upacara pembukaan Latihan
Bersama (Latma) Gema Bhakti 2016, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan,
Jakarta, Senin (25/7/2016).
"Latihan bertujuan untuk memperlihatkan kerjasama antara TNI dan
USPACOM dalam mengatasi bencana alam. Selain itu, latihan ini juga
sebagai sarana bertukar pengalaman dan pengetahuan serta kerjasama dalam
operasi penanggulangan becana alam," kata Asops Panglima TNI.
Mayjen TNI Agung Risdhianto juga berharap agar Latma Gema Bhakti ini
dapat dijadikan forum untuk meningkatkan kepercayaan, wahana bertukar
pengetahuan tanpa menghilangkan rasa saling menghargai atas standar
prosedur yang ada, diantara kedua negara dan institusi. "Pada akhirnya
tercapai tujuan bersama yaitu, koordinasi yang melekat antara aktor
kemanusiaan," ujarnya.
Sementara itu, Brigadier General John Hillyer (USPACOM) menyatakan bahwa
Latma Gema Bhakti merupakan latihan tingkat operasional yang tidak
fokus pada detail di tingkat taktis, namun dirancang untuk
menterjemahkan Petunjuk Strategis kedalam Operasional untuk kemudian
dapat digunakan, sehingga menghasilkan respon yang efektif.
Lebih lanjut Brigadier General John Hillyer mengatakan, bahwa personel
yang mengikuti latihan ini memiliki latar belakang yang berbeda-beda,
sehingga diperlukan sebuah pedoman umum untuk adanya kesepakatan
bersama. "Pedoman umum tersebut berupa Prosedur yang disebut
Multinational Force Standing Operating Procedures (MNF SOP), berfungsi
sebagai pedoman bagi semua negara untuk merencanakan dan melaksanakan
operasi bersama dalam kontijensi multinasional di seluruh dunia,"
katanya.
Latma Gema Bhakti 2016 diikuti oleh 136 peserta teridiri dari 79 perwira
TNI (AD, AL dan AU), 54 USPACOM dan 3 orang unsur sipil (PMI, Basrnas
dan BNPB), kegiatan tersebut berlangsung mulai tanggal 25 Juli sd 2
Agustus 2016.
Acara tersebut dihadiri oleh Pa Sahli Tk-II Bidang Intekmil Panglima TNI
Brigjen TNI Raharyono, S.I.P., M.Si. selaku Direktur Latihan, Kolonel
Laut (P) Sultan Dajnieb, S.H., M.Si (Han), Pabandya-3/Latma Non Asean
PabanVII/Latma Sops TNI Letkol Laut (P) Amrin Rosihan, H.,S.E. selaku
Lead Planner. Sedangkan dari USPACOM dihadiri oleh Colonel Rusty Spray
selaku Chief of Staff, Colonel Stephen Logan Deputy Commander dan
Colonel Rudolph Ligsay selaku Exercise Director. (ded/rls
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri