Tragedi Mina, DPR Salut Menag Sentil Saudi
Jumat, 25 Sep 2015 08:14
"Memang korban di pihak Indonesia tidak banyak karena tragedi ini bukan di jalur jamaah Indonesia. Tetapi, sebagai negara dengan jumlah jamaah terbesar kita patut menjadi pelopor perbincangan ini," kata Fahri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2015).
Terkait musibah Mina, sambung Fahri, dirinya mengapresi langkah para amirul haji dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang cukup berani menyentil pemerintah Saudi dalam sambutan menjelang wukuf kemarin. Sehingga, hal tersebut tentu harus diteruskan.
"Hal ini agar tragedi yang berulang ini tidak oleh dianggap sebagai bagian dari haji. Padahal, hal ini adalah musibah yang harus dihindari," tandasnya.
(okezone.com)
Sekolah Swasta di Pekanbaru Gratis, Ketua DPRD Minta Pemerataan Mutu Pendidikan
PEKANBARU â€" Kebijakan Pemko Pekanbaru yang membiayai pendidikan siswa kurang mampu di sekolah swasta mendapat apresiasi dari DPRD Kota Pekanbaru.Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis un
Kerusuhan Warnai Laga Liga LLDIKTI XVII antara UNILAK dan UMRI, Lima Mahasiswa UMRI Jadi Korban
PEKANBARU - Kerusuhan warnai laga Liga LLDIKTI XVII antara tim Unilak dan tim UMRI, lima mahasiswa UMRI jadi korban dan ada yang mengalami luka.Ya, pertandingan sepak bola dalam Liga LLDIKTI XVII yang
Lantik Tiga Dirjen Baru Purbaya Tekankan Kerja Cepat dan Bersih
JAKARTA â€" Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik tiga pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (1/7/2026). Pelantikan ini diharapkan mampu menjawab tanta
Cdm Todotua Memahami Pentingnya Kenyamanan Atlet, Menpora Eric: Bukan Kaleng-kaleng
JAKARTA â€" Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu sangat memahami pentingnya kenyamanan para atlet dalam menopang perjuangan mereka untuk mengharumkan nama
Atasi Banjir Rob dan Abrasi, DPRD Meranti Gagas Aturan Kebencanaan
SELATPANJANG - Kerentanan wilayah terhadap cuaca ekstrem hingga persoalan kesejahteraan nelayan menjadi perhatian serius pihak legislatif daerah. Menjawab kondisi nyata di lapangan, empat rancangan at