Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • UGM: Tudingan Kecurangan Diduga Membuat KPPS Depresi dan Lelah

Nasional

UGM: Tudingan Kecurangan Diduga Membuat KPPS Depresi dan Lelah

Kamis, 09 Mei 2019 16:22
Detik.com
Abdul Gaffar Karim.
SLEMAN - Pakar politik dari Fisipol UGM, Dr Abdul Gaffar Karim, menduga tudingan kecurangan sebelum pelaksanaan Pemilu menjadi salah satu faktor depresi dan kelelahan fisik petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Begini penjelasannya.

"Kami menduga, melihat bahwa tekanan politik, tudingan kecurangan, tekanan untuk menghitung Pemilu dengan secepat mungkin ini juga bisa kemungkinkan menjadi contributing factor terhadap depresi petugas di lapangan yang membuat kelelahan fisik mereka menjadi tambah berat," kata Gaffar.

Hal itu disampaikan Gaffar dalam konferensi pers 'tanggapan UGM terhadap kejadian sakit dan meninggalnya petugas dalam Pemilu 2019' di Digilib Cafe Fisipol UGM, Kamis (9/5/2019).

Turut hadir saat konferensi pers Dekan Fisipol UGM Dr Erwan Agus Purwanto, Dekan Fakultas Psikologi UGM Prof Dr Faturochman, serta Dekan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Prof dr Ova Emilia.

Gaffar menerangkan, sebelum ini pihaknya telah menggelar focus group discussion (FGD) di ruang sidang dekanat Fisipol UGM, Rabu (8/5) kemarin. FGD yang dihadiri perwakilan ketiga fakultas tersebut menyimpulkan sejumlah hal

Selain menduga tudingan kecurangan turut menjadi faktor banyaknya korban, FGD juga bersepakat untuk mengkategorikan meninggalnya ratusan petugas KPPS di Pemilu 2019 sebagai kejadian luar biasa.

"Luar biasa karena kita tidak berharap hanya dengan menjadi petugas saja orang akan meninggal. Jadi ini kejadian yang luar biasa. Akan tetapi bagi kami ini tidak ada indikasi delegitimasi Pemilu," ungkapnya.

Kemudian FGD juga menduga adanya beban kerja berlebih yang dibebankan kepada petugas Pemilu. Pihaknya juga menemukan indikasi suatu persoalan dalam proses perekrutan petugas KPPS.

"Misalnya tim dokter mengatakan surat keterangan sehat itu sering kali dibuat secara borongan dan tidak didasarkan pada pemeriksaan kesehatan yang memadai," sebutnya.

FGD, kata Gaffar, juga menyepakati untuk dibentuknya kelompok kerja (Pokja). Tugas Pokja adalah melakukan riset selama beberapa minggu ke depan untuk menyimpulkan berbagai dugaan yang mengemuka di FGD.

"Penelitinya para dosen di tiga fakultas (Fisipol, Psikologi dan FKKMK UGM), masing-masing dari setiap fakultas itu ada dua orang. Jadi akan ada enam tim inti, nanti akan dibantu dengan tim asisten dan tim lapangan," tutupnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.