Sabtu, 09 Mei 2026
Alhamdullilah Negatif, Hasil Swab Ayah dan Anak serta 6 Orang yang Pernah Kontak di Kuansing Riau
admin
Senin, 04 Mei 2020 13:35
TELUK KUANTAN - Hasil pemeriksaan swab terhadap ayah dan anak di Kuansing Riau yang dinyatakan rekatif saat rapid test, akhirnya diterima tim gugus tugas.
Juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 Kuansing, dr Amelia Nasrin, Senin (4/5/2020) mengatakan, pihaknya sudah menerima hasil uji swab tersebut.
Bukan hanya hasil swab ayah dan anak itu, tapi juga hasil swab enam orang lainnya yang kontak erat dengan PDP ayah dan anak itu.
Ada enam orang yang kontak erat dengan ayah dan anak tersebut.
Ayah dan anak tersebut H, 38 tahun san anaknya NA, 8 tahun. Mereka merupakan warga Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kuansing.
"Hasil swab untuk 8 orang yang dari Sei Kuning sudah kami terima dari laboratorium Biomolekuler RSUD AA di mana hasilnya semuanya negatif," kata dr Amel.
Amel pun meminta agar isolasi mandiri bisa diakhiri. Selama ini ayah dan anak serta enam orang lainnya, memang menjalani isolasi mandiri.
Seperti diketahui, pada Kamis (23/4/2020) lalu, Puskesmas Sungai Sirih, Kecamatan Singingi menggelar Rapid tes covid-19.
Hasilnya ada dua warga yang positif. Keduanya, ayah dan anak yakni H, 38 tahun san anaknya NA, 8 tahun.
RSUD Teluk Kuantan sudah mengambil sampel swab terhadap ayah dan anak tersebut serta enam orang lainnya yang kontak erat pada Senin (27/4/2020) lalu.
Batuk Demam Seminggu, Warga Kuansing Jadi PDP
Jumlah Pasien Dalam Pengawasa (PDP) Covid-19 di Kuansing, Riau terus bertambah. Pada Sabtu (2/5/2020), ada tambahan satu PDP di Kuansing.
Tambahan PDP tersebut yakni Nyonya SA, 42 tahun, asal kecamatan Hulu Kuantan.
Ia masuk ruang Pinere RSUD Teluk Kuantan pada Sabtu subuh (2/5/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.
"Ada tambahan satu PDP yakni Nyonya SA," kata juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 Kuansing, dr Amelia Nasrin, Minggu (3/5/2020).
Amel mengatakan Nyonya SA mengeluhkan sesak nafas hilangtinbul sejak satu bulan terakhir. Selain itu berat badan menurun.
"Batuk dan demam sejak 1 Minggu terakhir. Riwayat perjalanan dan kontak dengan pasien konfirmasi positif disangkal," katanya.
Selain Nyonya SA, di RSUD Teluk Kuantan juga dirawat tiga PDP lainnya. Yakni Tuan Z, 42 tahun, warga Malang, Jatim, yang bekerja proyek di Kuansing.
Selain itu, Tuan R 23 tahun, asal Kecamatan Sentajo Raya juga dirawat.
Juga Nyonya S, 36 tahun asal Pucuk Rantau juga sedang dirawat.
Kabar baiknnya, dr Amel mengatakan pihaknya sudah menerima hasil sampel swab terhadap Tuan Z dan R.
"Hasil swab keduanya negatif," terangnya.
Di Kuansing sendiri, sejauh ini sudah ada 15 PDP. Dari junlah tersebut, empat meninggal dunia, dua lainnya sedang dirawat dan sisanya sudah sembuh.
Tetap Lakukan Rapid Test
RSUD Teluk Kuantan tetap melakukan rapid test terhadap pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19. Tidakan RSUD Teluk Kuantan bukan hanya pengambilan sampel swab.
"Kita masih lakukan rapid test terhadap pasien PDP," kata juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 Kuansing, dr Amelia Nasrin, Jumat (1/5/2020).
Dikatakannya, melakukan rapid test ke PDP ssbagai langkah screening yakni deteksi dini. Sehingga diketahui penyakit yang diderita si pasien.
Dikatakannya, pihaknya membedakan tempat perawatan pasien yang positif (reaktif) dan negatif (nonreaktif) dalam hasil rapid test.
"Semua PDP yang dirawat di RSUD Teluk Kuantan rapid tesnya negatif (tidak reaktif)," katanya.
Sumber: tribunpekanbaru.com
komentar Pembaca