Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Bak Lautan, Ribuan Warga Sleman Berebut 2 Ton Apem dari Menara

Nusantara,

Bak Lautan, Ribuan Warga Sleman Berebut 2 Ton Apem dari Menara

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 08:46
Berita satu.com
Tradisi unik dan penuh makna kembali digelar di Dukuh Wonolelo, Kelurahan Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Ribuan warga tumpah ruah di pelataran Trah Ki Ageng Wonolelo demi mendapatkan 2 ton kue apem yang disebar dari atas menara dalam rangkaian acara Saparan Wonolelo.

Tak peduli terik dan berdesakan, warga tetap antusias berebut apem yang diyakini membawa berkah, keselamatan, dan kelancaran rezeki. "Supaya dapat berkah, rezekinya lancar, usahanya maju. Harapannya ke depan tambah sukses," ujar Indri, salah satu warga Wonolelo, Jumat (1/8/2025).

Sebelum puncak penyebaran apem, acara diawali dengan upacara adat lengkap dengan ubo rampe dan dua gunungan apem yang didoakan di halaman Masjid Ki Ageng Wonolelo. Doa bersama lalu dilanjutkan dengan kirab budaya menuju makam Ki Ageng Wonolelo sejauh 1,5 kilometer.

Dalam kirab tersebut, para tokoh masyarakat menaiki kereta kencana, diiringi ulama dan puluhan prajurit bregada yang membawa panji dan pusaka peninggalan leluhur. Tradisi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga sarat nilai spiritual.

"Apem berasal dari kata Arab Afuwwun, artinya ampunan. Tradisi ini menjadi simbol permohonan maaf dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan," jelas Ketua Panitia Saparan Prabowo.

Apem telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Wonolelo dan sejak 2018, ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi kelancaran acara yang dihadiri ribuan warga, bahkan dari luar daerah. Ia menilai Saparan Wonolelo sebagai perpaduan harmonis antara pelestarian budaya dan promosi pariwisata lokal.

"Antusiasme warga sangat tinggi. Ini menjadi modal besar dalam pembangunan, khususnya pengembangan wisata berbasis budaya," ungkapnya.

Harda Kiswaya berharap ke depan, Pemkab Sleman dapat lebih aktif terlibat dalam penyelenggaraan agar agenda tahunan ini bisa lebih besar dan membawa manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat Wonolelo dan sekitarnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Nusantara
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.