Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Bawa polisi, Naumi tekan orangtua Angeline tak bicara soal sumbangan

Bawa polisi, Naumi tekan orangtua Angeline tak bicara soal sumbangan

Sabtu, 15 Agu 2015 10:15
Merdeka.com
aksi seribu lilin buat angeline.
Orangtua kandung Angeline (8), Hamidah mengaku merasa terintimidasi soal kasus uang sumbangan sukarela melalui kotak amal yang diletakkan di rumah Angeline jalan Sedap Malam nomor 26 Denpasar, Bali.

Dikonfirmasi Sabtu (15/8), Hamidah mengaku merasa terintimidasi oleh kehadiran Naumi Werdisastro yang mengaku telah ditunjuk sebagai Tim Reaksi Cepat Komnas PA. Dikatakannya, bahwa uang tersebut sudah diterimanya pada 13 Agustus, lalu. Namun saat penyerahan, dikatakan Hamidah dirinya merasa ditekan dan terancam soal pengakuannya yang polos kepada sejumlah media.

"Saya bicara apa adanya, karena dia (Naumi) sendiri yang bilang ada sumbangan warga sukarela yang terkumpul Rp 30 jutaan. Karena saya butuh untuk 100 hari anak saya, ya saya tanyakan. Saya tidak tuntut harus diberikan, saya hanya tanya," aku Hamidah dihubungi dari Denpasar Bali, Sabtu (15/8).

Lanjutnya, Naumi mendatangi rumahnya di Banyuwangi pada 10 Agustus dengan dikawal sejumlah anggota kepolisian. "Dia datang bawa polisi pak. Omongannya keras banget, bilang saya jangan banyak omong lagi," jelasnya.

Untuk kemudian, datang lagi tanggal 13 Agustus dan menyerahkan uang Rp 15 juta. Saat itu, Naumi kembali dikawal seorang anggota Polisi dengan seragam abu-abu yang mengaku dari Polres Banyuwangi. Hamidah tidak tanyakan sisanya, saat itu namun Naumi sendiri yang mengatakan bahwa sisanya sudah habis dipakai untuk biaya operasional selama kasus Angeline mulai ditemukannya 10 Juni lalu.

"Ibu Naumi bilang kalau sisanya dipakai untuk wara wiri (urusan) dan keperluan selama kasus Angeline," aku Hamidah.

Terkait hal ini, Ipung Spurah selaku Tim pendamping hukum saksi korban Angeline dari P2TP2A Bali, membenarkan adanya informasi tersebut. Menurutnya persoalan uang sangat riskan, terpenting baginya kasus Angeline bisa terungkap tuntas.

"Saya terima laporan dari Hamidah bahwa sudah diserahkan tetapi tidak seluruhnya. Kata Hamidah setengahnya dipakai Naumi untuk urusan kasus ini ( Angeline), sudah lah jangan dibahas lagi," kilahnya seperti masih menyembunyikan kejanggalan, Sabtu (15/8) di Denpasar Bali.(merdeka.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.