Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Bawa polisi, Naumi tekan orangtua Angeline tak bicara soal sumbangan

Bawa polisi, Naumi tekan orangtua Angeline tak bicara soal sumbangan

Sabtu, 15 Agu 2015 10:15
Merdeka.com
aksi seribu lilin buat angeline.
Orangtua kandung Angeline (8), Hamidah mengaku merasa terintimidasi soal kasus uang sumbangan sukarela melalui kotak amal yang diletakkan di rumah Angeline jalan Sedap Malam nomor 26 Denpasar, Bali.

Dikonfirmasi Sabtu (15/8), Hamidah mengaku merasa terintimidasi oleh kehadiran Naumi Werdisastro yang mengaku telah ditunjuk sebagai Tim Reaksi Cepat Komnas PA. Dikatakannya, bahwa uang tersebut sudah diterimanya pada 13 Agustus, lalu. Namun saat penyerahan, dikatakan Hamidah dirinya merasa ditekan dan terancam soal pengakuannya yang polos kepada sejumlah media.

"Saya bicara apa adanya, karena dia (Naumi) sendiri yang bilang ada sumbangan warga sukarela yang terkumpul Rp 30 jutaan. Karena saya butuh untuk 100 hari anak saya, ya saya tanyakan. Saya tidak tuntut harus diberikan, saya hanya tanya," aku Hamidah dihubungi dari Denpasar Bali, Sabtu (15/8).

Lanjutnya, Naumi mendatangi rumahnya di Banyuwangi pada 10 Agustus dengan dikawal sejumlah anggota kepolisian. "Dia datang bawa polisi pak. Omongannya keras banget, bilang saya jangan banyak omong lagi," jelasnya.

Untuk kemudian, datang lagi tanggal 13 Agustus dan menyerahkan uang Rp 15 juta. Saat itu, Naumi kembali dikawal seorang anggota Polisi dengan seragam abu-abu yang mengaku dari Polres Banyuwangi. Hamidah tidak tanyakan sisanya, saat itu namun Naumi sendiri yang mengatakan bahwa sisanya sudah habis dipakai untuk biaya operasional selama kasus Angeline mulai ditemukannya 10 Juni lalu.

"Ibu Naumi bilang kalau sisanya dipakai untuk wara wiri (urusan) dan keperluan selama kasus Angeline," aku Hamidah.

Terkait hal ini, Ipung Spurah selaku Tim pendamping hukum saksi korban Angeline dari P2TP2A Bali, membenarkan adanya informasi tersebut. Menurutnya persoalan uang sangat riskan, terpenting baginya kasus Angeline bisa terungkap tuntas.

"Saya terima laporan dari Hamidah bahwa sudah diserahkan tetapi tidak seluruhnya. Kata Hamidah setengahnya dipakai Naumi untuk urusan kasus ini ( Angeline), sudah lah jangan dibahas lagi," kilahnya seperti masih menyembunyikan kejanggalan, Sabtu (15/8) di Denpasar Bali.(merdeka.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.