Dalam Dua Bulan, Polda Kepri Amankan 24 Kurir Narkoba
Kamis, 20 Agu 2015 15:33
BATAM-Selama bulan Juli hingga Agustus, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau (Kepri) telah berhasil mengamankan 24 orang kurir narkoba di Batam.
Dari pengamanan tersebut berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 1.3 kilogram.
Pengamanan 24 kurir narkoba ini diamankan dari lokasi berbeda. Ironisnya para kurir mendapat supplay sabu dari Malaysia. Kepolisian juga mengamankan puluhan juta uang tunai, puluhan HP nokia, tiket kapal laut dan beberapa unit sepeda motor.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Wiyarso saat ekspos di Rupatama Polda Kepri, Rabu siang mengatakan ke-24 orang pengedar tersebut kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Berdasarkan data dari Polda Kepri, sebanyak 7 laporan dengan tujuh tersangka ditangani Subdit I dengan barang bukti 52,92 gram ganja dan 334,28 gram sabu.
Selanjutnya, Subdit II menangani 6 laporan perkara, 11 orang tersangka dengan barang bukri sebanyak 341,02 gram sabu asal Malaysia.
Untuk Subdit III, kata dia, menangani lima laporan dengan enam tersangka dan barang bukti sebanyak 363,85 gram sabu siap edar.
"Jadi total ada 18 laporan perkara yang ditangani tiga Subdit Reserse Narkoba Polda Kepri. Ini bukan masalah jumlah barang buktinya, namun upaya jajaran dalam memberantas narkoba," kata Wiyarso.
Wiyarso juga mengatakan, kecenderungan menurunya jumlah barang bukti yang diungkap jajarannya akhir-akhir ini dikarenakan jaringan narkoba banyak memanfaatkan jalur Malaysia-Medan, kemudian dikirim ke wilayah lain di Indonesia.
"Kalau dicermati, tangkapan di wilayah Sumatera daratan selalu besar. Sementara di Kepri cenderung makin kecil," kata dia.
Namun demikian, kata dia, jajaran Polda Kepri akan tetap gencar melakukan razia dalam upaya pemberantasan semua jenis narkoba dari Kepri bekerjasama dengan BNN dan instansi lain.
"Walaupun kecil-kecil, setiap keberhasilan akan kami sampaikan. Ini sudah menjadi komitmen kami memberantas narkoba," kata Wiyarso.
Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi
Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan
Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab
Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit
Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar
Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi
Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot
PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum
Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir
PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m