Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Dengan Belati, Abang Adik di Simalungun Dibantai Marga Purba

Nusantara

Dengan Belati, Abang Adik di Simalungun Dibantai Marga Purba

Laporan : Pandapotan Silalahi
Sabtu, 08 Agu 2015 19:22
net
Ilustrasi
MEDAN - Diduga akibat dendam lama, dua marga Sipayung bersaudara, dibantai empat marga Purba di Buttu Siantar, Nagori Dolok Marawah, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun (Sumatera Utara), Jumat (7/8) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibatnya satu orang dilaporkan tewas, Anton Remando Sipayung (30), dan satu lagi, Mistiaman Sipayung (45) sekarat dan dirawat intensif di rumah sakit. Anton tewas setelah mendapat hunjaman senjata tajam sebanyak 11 liang di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Silau Kahean AKP M Harahap membenarkan kejadian itu. Pihaknya, kata Kapolsek, masih menyelidiki dan memeriksa beberapa saksi kejadian guna mengetahui motif peristiwa.

Sedangkan para pelaku masih dalam pengejaran petugas Polsek Silau Kahean yang menurunkan Ipda JW Saragih dan KBO Iptu Swandi Sinaga dari Polres Simalungun

"Saat ini kita masih sidik dan memeriksa saksi-saksi kejadian, guna memgetahui motifnya.Sedangkan terhadap para pelaku anggota Polsek yang dibantu oleh KBO Polres Simalungun masih melakukan pengejaran," kata AKP M Harahap.

Dari informasi yang diperoleh, sebelum kejadian Mistiaman terlibat perkelahian dengan salah satu pelaku, Tua alias Gemong Purba (38). Keduanya berkelahi akibat dendam lama dan perselisihan di warung tuak.

Melihat itu, Anton bersama warga pun melerai perkelahian keduanya. Namun pelaku, Tua masih tak terima sehingga pada saat pulang dari warung tuak, Tua bersama tiga saudaranya, G Purba (34), Purba Purba (30) dan Tondi Purba (25) mendatangi kedua korban.

Pada saat mati lampu dan tanpa berbasa-basi, ke empat pelaku langsung membantai kedua korban abang adik tersebut, diduga menggunakan belati.

Usai membantai keduanya, para pelaku melarikan diri. Sementara warga yang mengetahui kejadian berupaya menyelamatkan kedua korban yang bersimbah darah.

Anton sempat mendapatkan perawatan di salah satu Puskesmas sekitar nagori tempatnya tinggal, namun karena alat medis yang kurang memadai dia pun dirujuk ke Rumah Sakit Medistra Lubuk Pakam.[Sil]
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 13:06

    7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

    JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:05

    PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat

    JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:01

    Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure

    JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:55

    Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter

    JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:52

    Tips Pakai Rosemary Oil untuk Perawatan Rambut, Biar Optimal

    JAKARTA â€" Rosemary oil semakin populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan mengurangi kerontokan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa hasil p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.