Senin, 29 Jun 2026

Kakan Kemenag Rohul Buka LDK MTsN di Tandun

Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 23 Feb 2016 14:52
Fahrin Waruwu
Kakan kemenag Rohul Drs H. Ahmad Supardi Hasibuan MA saat sampaikan sambutan di acara pembukaan LDK di MTsN Tandun. Senin 22/2.

ROKANHULU-Secara resmi Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, membuka Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang ditaja oleh MTSN Tandun Ujungbatu, Senin (22/2/2016) bertempat di halaman MTsN Tandun, Ujungbatu.
Dalam acara pembukaan LDK tersebut, hadir Kakan Kemenag Rohul, Kepala MTsN Tandun Afdizon SPd, Ketua Panitia Pelaksana LDK Akhlakisman, seluruh majelis guru, dan para pelatih dari berbagai instansi terkait.

LDK yang akan berlangsung tiga hari, dari tgl 22 s/d 24 Februari 2016 ini, diikuti sebanyak 460 peserta yang terdiri dari siswa/i MTsN Tandun Ujungbatu. LDK ini memang dikhususkan untuk mereka, sebagai bekal untuk mengelola, memimpin dan mengembangkan masyarakat di masa mendatang.

Ahmad Supardi dalam sambutan pengarahannya menyatakan bahwa persoalan kepemimpinan adalah sesuatu yang utama dalam ajaran agama Islam.

Hal ini dibuktkan dengan adanya perintah dalam Alquran untuk mentaati Allah, mentaati Rasulullah SAW dan mentaati para pemimpin di antara kamu. Dalam hadits Nabi Muhammad SAW juga banyak disinggung tentang kepemimpinan.

Saking pentingnya kepemimpinan umat Islam ini, sejarah mencatat dengan tinta emas, bahwa ketika Nabi Muhammad SAW wafat, jasadnya belum dikuburkan, sampai dengan terpilihnya pemimpin umat Islam, yakni Abu Bakar Ashshiddiq. " Ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran seorang pemimpin bagi umat Islam, "tegas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi yang adalah mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Riau ini, lebih lanjut mengatakan, bahwa setiap pribadi muslim adalah pemimpin dan masing masing diri pasti akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah SWT.

Oleh karena itu, maka setiap pemimpin dan atau setiap diri umat Islam, harus memiliki ilmu dan keterampilan yang memadai, sehingga mampu memimpin anak buahnya. " Jika tidak, makan anak buah akan kacau balau, berantakan, dan diterpa berbagai persoalan,"  tandasnya.

Menurut Ahmad Supardi yang alumni Ponpes Musthafawiyah Purbabaru Sumatera Utara ini, contoh paling teladan dalam kepemimpinan adalah Nabi Muhammad SAW. Hal ini sebagaimana diakui oleh seorang fakar ilmu pengetahuan dari Inggris yang bernama Michael H Heart dalam bukunya "Seratus Tokoh Paling Berpengaruh Dalam Sejarah".

Heart menempatkan Nabi Muhammad Saw sebagai orang paling berpengaruh di dunia, sejak Nabi Adam as sampai dengan saat ini dan bahkan sampai dengan masa yang akan datang.

Sejarah juga mencatat bahwa pendapat Heart dari Negerinya Ratu Elisabet ini, belum ada yang mengoreksinya dan apalagi menolaknya. " Semua orang tak ada yang berani membantah dan itu artinya adalah setuju, "tandas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi juga mengungkapkan ciri ciri kepemimpinan Nabi mulia Muhammad SAW, yaitu : pertama, Shiddiq artinya benar, baik dalam ucapan maupun dalam tindakan. Kedua, amanah, artinya orang yang terpercaya, dapat dipercaya oleh kawan maupun lawan.

Ketiga, tabligh artinya menyampaikan dengan arif dan bijaksana sesuai dengan bahasa kaumnya. Keempat, fathanah artinya cerdik, pandai, dan pintar. Seorang pemimpin tidak boleh bodoh karena dapat dipastikan akan menjerumuskan umatnya ke jurang kesesatan dan kehinaan. (fah)


Nusantara
Berita Terkait
  • Senin, 29 Jun 2026 15:30

    Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20

    JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (

  • Senin, 29 Jun 2026 15:24

    Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja

    JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam

  • Senin, 29 Jun 2026 15:18

    Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa

  • Senin, 29 Jun 2026 15:15

    Jumlah Korban PHK Capai 43 Ribu Orang, Sektor Ini Paling Banyak Terdampak

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa hingga bulan Juni 2026, terdapat sekitar 43 ribu pekerja formal yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Anwar Sanusi, Kepala Badan

  • Senin, 29 Jun 2026 15:11

    Usai Alami Trading Halt, IHSG Cetak Rekor Baru 24 Kali

    Pasar modal Indonesia berhasil bangkit kembali sepanjang tahun 2025. Setelah mengalami tekanan yang cukup hebat dan memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt, kondisi pasar mulai p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.