Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Kemenbud Siap Gelar CHANDI 2025, Forum Pertemuan Budaya Internasional

Nusantara,

Kemenbud Siap Gelar CHANDI 2025, Forum Pertemuan Budaya Internasional

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 28 Agu 2025 10:31
okezone.com
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) akan segera menggelar konferensi budaya internasional Culture, Heritage, Arts, Narratives, Diplomacy, and Innovations (CHANDI) 2025, dengan tema “Culture for The Future”. Perhelatan ini akan berlangsung pada 2-5 September 2025 di Denpasar, Bali.

Dalam taklimat media yang digelar di Plataran Dharmawangsa, Jakarta, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, menyampaikan bahwa CHANDI 2025 bukan hanya sekadar forum pertemuan internasional semata, namun menjadi sebuah perhelatan yang membuka ruang promosi, diplomasi, dan kerja sama kebudayaan lintas negara. 

"Ini juga menjadi salah satu tonggak menjelang keberadaan Kementerian Kebudayaan yang sudah memasuki masa kerja 1 tahun sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 RI. Kami berharap, CHANDI 2025 dapat membawa budaya kita yang sangat kaya dan beragam ini dapat semakin visible dan dikenal oleh dunia," ucap Menbud Fadli.

Lebih lanjut, Menbud Fadli juga mengungkapkan bahwa perhelatan CHANDI 2025 menjadi sebuah highlight dari kekayaan budaya Indonesia. Dirinya berharap, ajang ini menjadi momentum dalam memperkenalkan dan mempromosikan keragaman budaya Indonesia melalui berbagai kegiatan yang ada.

"Ini adalah satu cara promosi budaya yang lebih sistematis melalui berbagai kegiatan, seperti performance, diskusi, dialog budaya, hingga sharing dengan sejumlah negara yang hadir yang melibatkan para Menteri dan Wakil Menteri Kebudayaan, serta perwakilan institusi budaya. Kita harapkan networking ini akan bisa mengakselerasi promosi, kerja sama dan diplomasi budaya dengan banyak negara sesuai amanat Undang Undang Dasar 1945 Pasal 32 dan Undang Undang Pemajuan Kebudayaan," ujarnya.

Terkait dialog budaya, CHANDI 2025 akan menghadirkan berbagai ahli guna membahas berbagai kebijakan hingga kerja sama di bidang budaya tingkat dunia.

"Kita juga akan mengundang para ahli budaya dari berbagai negara, terutama mereka yang sudah mengkaji budaya Indonesia, seperti pengamat, penulis, pelaku, serta pecinta budaya Indonesia yang berasal dari berbagai negara," kata Menbud.

“Culture for the Future” menjadi tema utama dari penyelenggaraan CHANDI 2025. Tema ini, lanjut Menbud, bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Indonesia bahwa budaya menjadi perekat perbedaaan sekaligus soft power yang sudah dipraktikkan oleh berbagai negara, seperti Amerika dengan Hollywood, India dengan Bollywood, serta Korea Selatan dengan Korean Pop.

"Budaya merupakan continuity dari masa lalu, masa sekarang dan masa depan bangsa. Budaya kita adalah perekat bangsa," tutur Menbud.

Gelaran CHANDI 2025 akan dihadiri oleh para pemimpin dunia, pembuat kebijakan, organisasi internasional, akademisi, seniman, hingga praktisi budaya dari berbagai negara, di antaranya Singapura, Libya, Jordan, Kamboja, Timor Leste, Zimbabwe, Palestina, Thailand, Georgia, Uzbekistan, India, Venezuela, Kenya, Bangladesh, Belgia, United Kingdom, Fiji, Oman, Prancis, Amerika Serikat, Iran, Cyprus, Arab Saudi, Mongolia, Irlandia, Armenia, Albania, Korea Selatan, Pakistan, dan Tanzania.

Sekretaris Jenderal Kebudayaan, Bambang Wibawarta turut menambahkan bahwa CHANDI 2025 diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Bali dan sekitarnya. Dirinya berharap CHANDI 2025 dan berbagai event kebudayaan lainnya, dapat mendorong perekonomian masyarakat Indonesia.

"Ke depan, Kementerian Kebudayaan akan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dalam menghitung Gross Domestic Product atau GDP dalam menghitung seberapa jauh dampak kebudayaan bagi ekonomi dan penyerapan tenaga kerja Indonesia," ucap Sekjen Bambang.

Selama tiga hari pelaksanaan, CHANDI 2025 akan menghadirkan beragam agenda, antara lain dialog tingkat tinggi antara Menteri Kebudayaan RI dengan para pembuat kebijakan internasional; sesi pleno dan diskusi panel bersama tokoh budaya dunia; lokakarya interaktif seputar pembuatan keris dan batik; hingga pameran pertunjukan budaya yang menampilkan seni, musik, kuliner, dan kerajinan tradisional dari Indonesia dan negara sahabat.

Untuk informasi lengkap, publik dapat mengakses situs resmi https://www.chandisummit2025.org.

Mendampingi Menteri Kebudayaan, taklimat media CHANDI 2025 turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Inspektur Jenderal, Fryda Lucyana; Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan, Anindita Kusuma Listya; Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyitoh Annisa Ramadhani; Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, M. Asrian Mirzal; Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Staf Khusus Menteri Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis; dan segenap jajaran pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Kebudayaan.

CHANDI 2025 menegaskan peran budaya sebagai kekuatan pemersatu dan relevan dalam menjawab tantangan global. Melalui forum internasional ini, Indonesia meneguhkan komitmennya untuk menjadikan budaya sebagai media diplomasi, kolaborasi lintas negara, serta pengembangan ekonomi kreatif.

Melalui helatan CHANDI 2025, Kementerian Kebudayaan diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia yang sangat besar secara lebih luas kepada dunia internasional. Forum ini diharapkan memperkuat hubungan dan kerja sama lintas negara, meningkatkan pemahaman lintas budaya, serta membuka peluang baru dalam pengembangan kreativitas dan inovasi.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Nusantara
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.