Senin, 25 Mei 2026
Nusantara,
Kondisi Siaga Banjir dan Longsor, Bupati Anton Akan Standby di Rohul
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 11 Des 2025 18:04
TRIBUNPEKANBARU.COM
TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Bupati Rokan Hulu, Anton ST, MM memastikan akan tetap berada di Rohul saat Rokan Hulu berstatus siaga banjir dan longsor.
"Tetap di sini," kata bupati Anton dengan singkat pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (10/12/2025).
Seperti dikekahui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) larangan kepala daerah bepergian ke luar wilayahnya. Surat itu berlaku hingga 15 Januari 2026.
SE tersebut muncul berkaca dari kasusnya bupati Aceh Selatan yang pergi umrah saat banjir melanda daerahnya.
Dalam SE itu, seluruh kepala daerah dilarang melakukan perjalanan dalam dan luar negeri.
Bupati Anton sendiri mengaku tidak ada rencana bepergian ke luar negeri. Ia akan tetap di Rohul.
"Kita mau pastikan kondisi daerah kita. Kita terus pantau. Standby di sini," katanya.
Pada Minggu malam (7/12/2025), Bupati Anton sendiri mengecek kondisi Sungai Batang Lubuh. Sebab saat itu, beredar kabar di hulu terjadi banjir.
Saat itu, ia memastikan ke BPBD Rohul efek di Rohul terkait banjir di hulu. Ia pun dapat kepastian tidak akan ada banjir di Rohul walau di hulu kenaikan drastis.
Bupati Anton juga terlihat melakukan berbagai aktifitas di Rohul pada Rabu (10/12/2025).
Salah satunya, meninjau gedung 6 lantai RSUD Rohul bersama BPKP Perwakilan Riau.
Perpanjang Status Siaga Darurat Berncana Banjir dan Longsor
Sebelumnya Bupati Rokan Hulu, Anton ST, MM memperpanjang status Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Negeri Seribu Suluk tersebut. Perpanjangan status siaga dilakukan karena curah hujan mulai meninggi.
Kepastian perpanjangan status siaga ini dilakukan saat rapat di kantor gubernur Riau pada Senin (8/12/2025).
Salah satu bahasan rapat yang dipimpin Plt Gubri SF Hariyanto yakni mengenai kesiapan wilayah Riau menghadapi banjir dan longsor.
"Saat rapat semalam dengan pak gubernur, pak bupati bilang perpanjang status siaga ini ke saya," kata Kalaksa BPBD Rohul, H Ridarmanto S.IP, M.IP pada Tribunpekanbaru.com, Selasa (9/12/2025).
Surat keputusan perpanjangan status siaga ini pun sudah disiapkan untuk ditandatangani sang bupati pada Senin kemarin.
Perpanjangan status siaga ini untuk 14 hari kedepan yakni akan berakhir pada 22 Desember.
Status ini bisa diperpanjang lagi atau bahkan naik level ke tanggap darurat, misalnya, sesuai dengan kondisi yang terjadi.
"14 hari kedepan kita perpanjang," katanya.
idho
Sumber: TRIBUNPEKANBARU.COM
komentar Pembaca