Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Lari ke Polsek, Dua Gadis Lolos dari Perdagangan Manusia

Lari ke Polsek, Dua Gadis Lolos dari Perdagangan Manusia

Sabtu, 29 Agu 2015 10:28

CIANJUR-Praktik perdagangan manusia yang melibatkan dua gadis asal Cianjur berhasil digagalkan. S (16) dan D (18), warga Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, berhasil selamat setelah hendak dipekerjakan di sebuah tempat hiburan malam di Palembang.

Dua gadis muda ini berhasil kabur setelah mengelabui pemilik tempat hiburan. "Saya bilangnya mau izin beli pulsa. Setelah boleh langsung kami kabur, nyari kantor polisi yang deket," ujar S saat ditemui di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat (28/8/2015) malam.

S dan D dipulangkan setelah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur beserta kepolisian menjemputnya ke Palembang.

Selain membawa pulang korban, P2TP2A dan kepolisian pun menggiring pelaku, Yuli (29) warga Kecamatan Haurwangi. Diketahui, Yuli ternyata masih kerabat dekat keluarga korban. "Dia (Yuli) kenal sama bunda aku. Sebelum ngajak, dua hari berturut-turut dia ke rumah aku, nginep," kata dia.

Diungkapkan S, kejadian bermula saat Yuli bermalam di kediamannya. Pada Sabtu (22/8/2015), Yuli mengajak S dan D ke Bandung. Awalnya Yuli meminta antar pada korban belanja pakaian. Kedua korban pun diimingi akan dibelikan baju. "Kan bilangnya ke Bandung saja, jadi mau saja. Pakai bis," kata dia.

Sesampainya di Bandung, tepatnya di daerah Caringin, kedua korban sempat dibelikan bakso. Namun setelah makan, kedua korban tiba-tiba dilanda kantuk berat. "Saya tanya mau ke mana, terus katanya mau pulang. Dia pokoknya mau pulang, terus naik bis lagi. Nah di bis kami tidur da ngantuk. Terus pas bangun-bangun udah di kapal. Terus katanya mau diajak kerja," kata dia.

Saat di perjalanan di kapal laut, kedua korban belum diberi tahu akan ke mana dan akan dipekerjakan di mana. Menurut S, sesampainya di tempat tujuan, keduanya langsung dimasukkan ke dalam kamar lalu dikunci dari luar. Lebih lanjut, ketika petang tiba, kedua korban disuruh mandi dan diberi pakaian terbuka.

"Sampai sana itu Minggu (23/8/2015), jam setengah dua belas. Di kamar dikunci. Sore jam enam disuruh pake baju seksi, terus ke luar. Rupanya disuruh ngelayanin laki-laki," ujar S.

Beruntung kedua korban belum mengalami pelecehan. Keduanya meminta izin keluar dan langsung menuju kantor polisi terdekat, tepatnya ke Polsek Sukarami, Kota Palembang. "Kami minta izin beli pulsa, katanya jauh jadi dipinjemin motor. Terus katanya jangan macam-macam, jangan kabur. Kami kabur ke kantor polisi," kata dia.

Sementara itu, P2TP2A pertama kali mendapat laporan kehilangan anak pada Senin (24/8/2015). Ketika itu keluarga korban melapor ke kantor polisi kemudian diarahkan ke P2TP2A. Setelah laporan diterima lalu ditindaklanjuti, rupanya ada laporan lain dari Polres Palembang tentang keberadaan S dan D.

"Kami dapat info Senin, setelah dikonfirmasi kebenarannya, tim kemudian berangkat Rabu untuk menjemput. Tim berangkat didampingi dari kepolisian. Setelah diproses di sana, alhamdulillah mereka berhasil dipulangkan. Tim kembali dari Palembang tadi pakai pesawat jam 11 ke Jakarta," kata Ketua P2TP2A Cianjur Yana Rosdiana.

Diungkapkan Yana, awalnya laporan dari Polres Palembang menyatakan keduanya warga Kabupaten Bandung Barat. Namun setelah dikonfirmasi ternyata warga Cianjur.

Saat penjemputan, tim pun menggiring pelaku, Yuli, untuk diproses di kepolisian Cianjur. Diungkapkan Yana, modus iming-iming diberi pekerjaan di luar itu sudah sering terjadi. "Sudah sering sekali dan lagi-lagi dipekerjakan di dunia hiburan malam. Beruntung yang dua ini belum sempat diapa-apakan, langsung kabur dan kami jemput dalam keadaan baik-baik saja," ujar dia.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.