Mantan Satpam Curiga Margriet Sembunyikan Angeline di Rumah
Jumat, 07 Agu 2015 07:59
Pasalnya, sejak menjadi satpam, Raka mengaku tidak diperbolehkan masuk ke dalam rumah Angeline.
Namun, ketika Margriet meninggalkan rumah, dirinya sering masuk secara sembunyi-sembunyi untuk mencari Angeline.
Raka menjadi satpam rumah Margriet sejak 4 Juni 2015 hingga ditemukannya Angeline dalam keadaan sudah tak bernyawa pada 10 Juni 2015.
"Saya sendiri kerja di situ sejak Angeline hilang. Waktu itu saya curiga Angeline ada di rumah. Karena dia mencari satpam, tapi tidak diperkenankan masuk ke dalam rumah. Dari situ saya agak curiga kepada Margriet," kata Raka.
"Setiap Margriet keluar, saya berusaha masuk ke dalam rumah mencari Angeline, tapi saya tidak pernah menemukannya," timpalnya lagi.
Dia menjelaskan, pada 5 Juni 2015 dia memberitahu kepada penyidik bahwa ada bau busuk menyengat keluar dari dalam rumah tersebut.
Kemudian polisi tersebut memberi tahu atasannya, dan mereka pun masuk ke dalam menelusuri rumah itu. Namun, saat itu pihak kepolisian tidak mencium bau mayat korban.
"Kalau saat itu kepolisian lebih jeli, mungkin pada saat itu juga Angeline ditemukan," terangnya.
Pihak kepolisian dan Raka tidak berhenti sampai di situ, selama beberapa hari setelah mencium bau mayat, mereka terus menyelidiki pekarangan belakang rumah Margriet.
Akhirnya, Dewa bersama beberapa anggota polisi menemukan tanah gembur karena terkena air. Kecurigaan pun menguat karena selama beberapa hari itu lokasi rumah Margriet tidak pernah diguyur hujan.
"Saya memang curiga, selama di rumah itu saya tidak pernah berbicara dengan Margriet. Tetapi saya pernah bantu dia mengangkat makanan ayam," pungkasnya.
(okezone.com)
Nusantara
Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.
Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.
Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati
Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa
Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana
Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas
Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan
I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir
Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor