Meriahkan HUT RI ke -70, Camat Mandrehe Barat Dinilai Bebani Aparat Desa Biaya, Jadi Bahan Argumen
Laporan : Ketabahan Laia
Minggu, 16 Agu 2015 10:19
Diantaranya sudir beranggapan pemotongan gaji aparat Desa yang di jadikan biaya kemeriahan RI tersebut sudah hasil musyawarah, dilain pihak Herman tidak menyetujui kalau biaya HUT RI terbebani aparat Desa karena biaya HUT RI sudah di anggarankan di APBD Kabupaten Nias Barat, dilanjut Buala gulo dengan bahasa nias menanggapi, Ombuyu badedera" (seperti di sipelekan) aparat Desa, an banyak lagi pihak yang menanggapi atas tindakan Pemerintah oknum Camat di Kabupaten Nias Barat.
Yang mana pada pemberitaan media belum lama ini, Sejumlah Aparat Desa di wilayah Kecamatan Mandehe Barat Kabupaten Nias Barat - Sumatra Utara mengeluh, disebabkan biaya kemeriahan Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI ke 70 dikecamatan Mandehe Barat mereka tanggulangi dengan cara pemotongan honor, sementara berapalah honor aparat Desa .
Beberapa aparat Desa di berbagai Desa di wilayah Mandehe Barat yang tidak mau nama mereka terexpose mengungkapkan bahwa honor mereka aparat desa di potong Rp 500.000 per desa untuk membiayai kegiatan HUT di kecamatan Mandrehe Barat, dan Rp 100.000 untuk uang terima kasih, sehingga total dibebankan kepada mereka Rp 600.000 perdesa.
"Kami sebenarnya keberatan bang, honor kami di potong oleh Camat, namun kami tidak berdaya karena Camat Mandehe Barat ini tidak mau mendengar keluhan kami, yang seharusnya saat HUT RI ke- 70 ini kami bahagia bersama keluarga memperingati hari kemerdekaan, namun datang pemotongan honor kami ini membuat kami kecewa, apalagi saat ini ekonomi kita disini sedang susah," keluh mereka kepada Spiritriau.com melalui telepon kamis (13/08/2015).
Aparat desa ini menuturkan bahwa , gaji perangkat desa di
desanya telah dipotong oleh oknum Camat Mandrehe Barat melalui Kepala
Desa sebesar Rp. 600.000 dengan alasan untuk biaya HUT RI Rp. 500.000,-
dan Rp. 100.000,- uang terima kasih.
Oleh karena itu di Desa kami ada 8 orang perangkat Desa maka biaya yang
600.000 tersebut kami bagi sama rata yaitu Rp. 75.000 per orang.
Evolut Zebua, anggota DPRD Nias Barat ketika di konfirmasi mengatakan bahwa anggaran biaya untuk memperingati HUT RI ke 70 ini sudah dianggarkan dan dibiayai oleh APBD Kabupaten Nias Barat, mengapa masih meminta kepada aparat desa, ucapnya heran.
Fatolosa Zai, Camat Mandrehe Barat ketika di konfirmasi mengakui bahwa uang itu adalah untuk untuk biaya HUT RI ke 70 di Kecamatan Mandrehe Barat. " Benar bahwa uang 500.000 itu di minta ke aparat desa, itu kesepakatan panitia HUT," ucapnya.
Fatolosa Zai menambahkan bahwa benar ada anggaran dari Kabupaten tapi kurang, makanya panitia sepakat meminta dari aparat desa," jelasnya.
Saat disunggung uang terimakasih yang besarannya Rp 100.000 yang ikut dipotong tidak Camat Mandehe Barat membantah, bahwa dirinya tidak tahu ada uang terimaksih itu."Saya tidak tahu uang terimakasih". bantahnya.
Sebagaimana kita tahu bahwa gaji perangkat desa seperti Kepala Desa, Sekretaris Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Kepala Urusan, Kepala Dusun, dan lain-lain berhak mendapat gaji atau honor setiap bulan, yang dibayar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Barat Provinsi Sumatera Utara setiap tiga bulan sekali atau per triwulan.
Besaran gaji atau honor tersebut bervariasi, antara lain Rp. 1.300.000,- untuk kepala desa, Rp. 600.000 untuk sekretaris desa, dan lainnya Rp. 300.000 untuk kepala urusan, kepala dusun serta perangkat desa lainnya. Sifat gaji adalah untuk menunjang tugas-tugas perangkat desa, dan tidak dibenarkan dilakukan pemotongan oleh pihak manapun. (Han/Fah)
Nusantara
Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi
Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan
Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab
Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit
Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar
Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi
Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot
PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum
Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir
PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m