Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Pemkot Pontianak Gandeng Belanda Uji Kualitas Sungai

Pemkot Pontianak Gandeng Belanda Uji Kualitas Sungai

Kamis, 03 Sep 2015 09:02
Antara
Ilustrasi
PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bekerjasama dengan Oasen, perusahaan air minum dari Belanda, melakukan studi kelayakan Sungai Jawi sebagai air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Oasen mengutus dua orang ahli dari Wageningen University untuk melakukan penelitian. Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menjelaskan, air baku menjadi permasalahan yang dihadapi terutama di musim kemarau.

"Karenanya, perlu dicarikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut," ungkap Sutarmidji, Kamis (3/9/2015).

Kendati air baku merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, namun dalam hal ini pihaknya meminta bantuan dari Oasen untuk melakukan studi kelayakan di Sungai Jawi. Panjang Sungai Jawi dari wilayah kota hingga ke Kabupaten Kubu Raya sekira 11 kilometer. Selain itu, pihaknya juga berencana menawarkan pemerintah pusat supaya Sungai Punggur bisa diperluas menjadi waduk.

"Nah, mereka yang akan melakukan kajian atau studi kelayakan. Nanti bagaimana hasilnya, layak atau tidaknya, ini yang akan menjadi konsep tawaran kita kepada pemerintah pusat," ujarnya.

Namun seandainya hasil kajian Oasen menyatakan tidak layak, Sungai Jawi yang berada di wilayah Kota Pontianak, dengan panjang sekira 6 kilometer dan lebar 18 meter serta kedalaman 2,5 meter ini, rencananya akan dijadikan air baku dengan dilengkapi pintu air.

"Kita sudah bisa hitung ketersediaan airnya bisa untuk digunakan beberapa jam atau hari, minimal untuk meng-cover dua kecamatan," ungkap dia.

Untuk mendukung suplai air baku itu, pihaknya berencana membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Pal Lima yang saat ini sudah dibangun booster. Diakuinya, meskipun pembangunan IPA untuk menyuplai air PDAM sebanyak 100 hingga 200 liter per detik dinilai tidak ekonomis, namun kondisi sulitnya air baku menjadi pertimbangan pembangunan IPA di sana.

"100 hingga 200 liter per detik saja sudah bisa menangani untuk kota saja itu sudah cukup. Memang tidak ekonomis tapi dalam kondisi seperti sekarang ini, yang namanya air kebutuhan pokok tidak bicara hal ekonomis," imbuhnya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.