Rabu, 06 Mei 2026

Pengungsi Rohingya Kebelet Nikah

Kamis, 06 Agu 2015 18:31
Antara
Para pengungsi yang ingin dinikahkan didata terlebih dulu
BANDA ACEH - Delapan pasangan pengungsi Rohingya yang selama ini ditampung sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, minta dinikahkan. Mereka mengaku sudah saling mencintai dan ingin resmi jadi suami isteri.

Humas Komite Nasional untuk Solidaritas Rohingya (KNSR), Sulaiman Daud, sudah mendata pengungsi Rohingya yang ingin menikah dan usianya sudah di atas 18 tahun.

"Ada delapan pasang yang sudah siap dinikahkan. Empat pasang lagi ternyata sudah menikah di kampungnya dulu," ujar Sulaiman kepada Okezone, Kamis (6/8/2015).

Keinginan "manusia perahu" dari Myanmar itu menikah, sebelumnya sudah disampaikan ke Imigrasi dan UNHCR. Mereka mengaku sudah saling suka sama suka. Bahkan sebagian sudah sempat bertunangan di kampungnya, sebagian lagi kenal dan saling cinta saat di pengungsian.

"Dari pada nanti terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, maka kita sudah putuskan siap untuk menikahkan mereka," tambahnya.

Menurutnya sebagian dari Rohingya yang minta nikah itu malah sudah menyiapkan maharnya sendiri. Sebagian lagi mengaku belum ada mahar, dan akan difasilitasi. Untuk teknis pernikahannya, kata Sulaiman, pihaknya dalam waktu dekat akan meminta petunjuk Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara.

"Karena mereka ini bermazhab Hanafi. Nah, apakah akan dinikahkan menurut mazhab Syafii seperti kita? Nanti kami akan minta petunjuk MPU dulu," tutur Sulaiman lagi.

Pernikahan mereka direncanakan dipusatkan di Masjid Arakan Gampong Blang Adoe, dekat kamp pengungsian. Terkait tanggalnya akan diputuskan setelah mendapat arahan ulama.

Pasangan yang sudah menikah nantinya akan ditempatkan di shelter khusus suami isteri yang sudah siap dibangun, tak jauh dari lokasi penampungan sementara.

Hari ini para pihak yang menangani pengungsi Rohingya di Aceh Utara akan berembuk menentukan waktu pemindahan ratusan manusia perahu itu dari penampungan sementara di BLK ke shelter yang sudah dibangun di Blang Adoe.
(okezone.com)   
Nusantara
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.