Polda Bali Cari Bukti Jerat Tersangka Lain di Kasus Angeline
Jumat, 31 Jul 2015 11:29
DENPASAR-Polda Bali saat ini fokus mengumpulkan bukti baru untuk menjerat tersangka lain dalam kasus pembunuhan Angeline.
Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie menjelaskan, saat ini masih mencari bukti-bukti yang menguatkan adanya keterlibatan orang lain lagi selain tersangka Agus Tae Hamda May dan Margriet Christina Megawe (Margareta).
Dia menyatakan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain, misalnya menyembunyikan kematian korban, orang tersebut bisa menjadi tersangka. Pasalnya, perbuatan itu melawan hukum.
"Misalnya, ada tersangka lain yang bisa kita buktikan menyembunyikan kematian korban, karena korban ditemukan jenazahnya di rumah ibu angkat korban. Bisa saja memungkinkan adanya tersangka lain,"kata Ronny F Sompie di Mapolda Bali, Denpasar, Jumat (31/7/2015).
Dia mengatakan, hal itu seperti yang dilakukan tersangka dengan menyembunyikan sejumlah fakta. Padahal secara jelas, jenazah korban berada di rumah tersangka. Tetapi, Margaret melaporkan kepada pihak kepolisian seolah-olah korban ini hilang.
"Untuk itu, kami terus mengungkap kasus ini. Apabila ada orang lain selain dua tersangka, Maragareta dan Agus, kita masih bisa kembangkan lagi dalam kasus menyembunyikan kematian korban," ujarnya.
Seperti diketahui, Angeline dinyatakan hilang pada 16 Mei 2015 sore. Margriet melaporkan hilangnya anak angkatnya itu bersama Yvonne Caroline Megawe (anak kandungnya) dan Rohana.
Mereka melaporkan Angeline hilang kepada kepala lingkungan sekira pukul 19.00 Wita. Dalam adegan rekonstruksi beberapa waktu lalu, diketahui Margriet, Yvonne, dan Rohana sempat berdiskusi selama satu jam di dalam kamar ibu angkat Angeline.
Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.
Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.
Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati
Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa
Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana
Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas
Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan
I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir
Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor