Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Polda Bali Cari Bukti Jerat Tersangka Lain di Kasus Angeline

Polda Bali Cari Bukti Jerat Tersangka Lain di Kasus Angeline

Jumat, 31 Jul 2015 11:29
Okezone
Ilustrasi

DENPASAR-Polda Bali saat ini fokus mengumpulkan bukti baru untuk menjerat tersangka lain dalam kasus pembunuhan Angeline.

Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie menjelaskan, saat ini masih mencari bukti-bukti yang menguatkan adanya keterlibatan orang lain lagi selain tersangka Agus Tae Hamda May dan Margriet Christina Megawe (Margareta).

Dia menyatakan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain, misalnya menyembunyikan kematian korban, orang tersebut bisa menjadi tersangka. Pasalnya, perbuatan itu melawan hukum.

"Misalnya, ada tersangka lain yang bisa kita buktikan menyembunyikan kematian korban, karena korban ditemukan jenazahnya di rumah ibu angkat korban. Bisa saja memungkinkan adanya tersangka lain,"kata Ronny F Sompie di Mapolda Bali, Denpasar, Jumat (31/7/2015).

Dia mengatakan, hal itu seperti yang dilakukan tersangka dengan menyembunyikan sejumlah fakta. Padahal secara jelas, jenazah korban berada di rumah tersangka. Tetapi, Margaret melaporkan kepada pihak kepolisian seolah-olah korban ini hilang.

"Untuk itu, kami terus mengungkap kasus ini. Apabila ada orang lain selain dua tersangka, Maragareta dan Agus, kita masih bisa kembangkan lagi dalam kasus menyembunyikan kematian korban," ujarnya.

Seperti diketahui, Angeline dinyatakan hilang pada 16 Mei 2015 sore. Margriet melaporkan hilangnya anak angkatnya itu bersama Yvonne Caroline Megawe (anak kandungnya) dan Rohana.

Mereka melaporkan Angeline hilang kepada kepala lingkungan sekira pukul 19.00 Wita. Dalam adegan rekonstruksi beberapa waktu lalu, diketahui Margriet, Yvonne, dan Rohana sempat berdiskusi selama satu jam di dalam kamar ibu angkat Angeline.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki