Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Riau Siaga Darurat Covid 19, Stok Beras Ada 20.000 Ton, Gubri Syamsuar Pastikan Sembako di Riau Aman

Riau Siaga Darurat Covid 19, Stok Beras Ada 20.000 Ton, Gubri Syamsuar Pastikan Sembako di Riau Aman

admin
Jumat, 20 Mar 2020 14:42
Riau Siaga Darurat Covid 19, Stok Beras Ada 20.000 Ton, Gubri Syamsuar Pastikan Sembako di Riau Aman. Gubri lepas truk operasi pasar.
PEKANBARU - Gubernur Riau atau Gubri Syamsuar secara resmi melepas iring-ringan truk yang membawa sembako di Halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/3/2020).

Truk yang membawa sembako akan disebar ke seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru .
Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan Bulog mendistruksikan Sembako tersebut untuk operasi pasar di Kota Pekanbaru dan kabupetan kota lainya di Riau.

Selain menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan dalam menghadapi bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri, operasi pasar ini juga untuk mengantisipasi naiknya harga pangan saat virus corona (Covid-19) merebak.

“Operasi pasar ini selain untuk menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, juga dalam rangka kita menghadapi berkembangnya virus Corona di Indonesia. Dimana kita tahu juga beberapa daerah telah mendapat informasi, juga adanya kelangkaan-kelangkaan pangan. Namun di Riau saat ini Alhamdulillah tadi sesuai apa yang disampikan Bulog masih aman,” kata Gubernur Riau Syamsuar saat melepas tim operasi pasar di Halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/3/2020).

Ia berharap dengan adanya operasi pasar ini harga pangan dapat terjaga di provinsi Riau.

Gubri juga mengharapkan instansi terkait dan masyarakat dapat membantu operasi pasar ini.

Tidak hanya di kota Pekanbaru tapi juga di kabupaten/kota yang ada di provinsi Riau.

“Kita juga mengharapkan peran masyarakat mengamati situasi bahan pokok. Jangan sampai ada penumpukan barang. Kemarin saya juga menyampaikan kepada pejabat Polda agar dapat mengamati, sekaligus melihat kondisi-kondisi di lapangan. Kalau ada upaya penumpukan, baik terhadap pangan maupun juga penumpukan masker dan handsanitizer, bisa diamankan,” ujarnya.

Bulog menjamin ketersediaan bahan pangan di Riau selama Ramadan dan Idul Fitri.

Stok beras yang ada saat ini sebanyak 13.000 ton ditambah pengiriman dari Jakarta sebanyak 7.000 ton.

Totalnya adalah20 ton beras. Sedangkan ketersediaan gula sebanyak 301 ton, daging beku 27.000 Kg dan minyak goreng 53.000 liter.

"Masyarakat tidak perlu panik. Stok beras kita cukup dan kebutuhan pokok lainnya masih tersedia di Bulog, berasnya saja masih 20.000 ton," kata Syamsuar.

Ia juga mengingat bahayanya virus Corona. Gubri pun mengimbau agar operasi pasar tersebut dapat dilakukan dengan sistem social distancing.

"Operasi pasar ini kan nanti ramai-ramai, makanya tolong diatur biar masyarakat yang berbelanja tidak langsung berbaur dan berdesak-desakan," kata Gubri.

Sementara itu, Kepala Bulog Riau-Kepri Abdul Muis S Ali merincikan, stok beras di Riau aman dengan ketersediaan 13.000 ton dan akan ada penambahan 7.000 ton lagi.

Begitu juga dengan stok gula, daging beku dan minyak goreng.

Semuanya dalam kondisi cukup.

"Total stok beras kita ada 20.000 ton. Lalu, gula 301 ton, daging beku 27.000 kilogram dan minyak goreng 53.000 liter. Itu jumlah yang cukup untuk menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri," kata Abdul Muis.

Kapolresta Pekanbaru: Jangan Timbun Sembako

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, mewanti-wanti kepada para penyalur maupun pedagang sembako di Kota Pekanbaru, untuk tidak melakukan penimbunan.

Dia menegaskan, jangan sampai ada yang mengambil keuntungan di tengah wabah virus corona atau Covid-19 saat ini.

"Sebelum itu terjadi, kita juga akan cegah. Kita ingatkan jangan sampai terjadi penimbunan. Kalau sampai terjadi, kita tegakkan hukum, kita tindak sesuai aturan yang berlaku," terangnya, Kamis (18/3/2020), saat melakukan tinjauan ke Pasar Lima Puluh, bersama unsur Forkopimda Pekanbaru.

Nandang menuturkan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan, guna memastikan ketersediaan sembako sesuai kebutuhan masyarakat.

Sejauh ini disebutkan orang nomor satu di jajaran Polresta Pekanbaru itu, sembako masih tercukupi stoknya.

"Sementara ini masih normal, belum ada kelangkaan, kita terus antisipasi dengan melakukan upaya monitoring, ke lokasi-lokasi yang menjadi tempat penyimpanan sembako, pihak distributor, dan lain-lain," jelas Perwira Menengah berpangkat melati tiga ini lagi.

Hal ini dipaparkan Nandang, berguna untuk memastikan agar para distributor dan pedagang, melakukan kegiatan sesuai aturan.

Dalam hal ini diungkapkan Nandang pihaknya turut bekerjasama dengan Disperindag Kota Pekanbaru.

"Kita lakukan upaya deteksi dini, monitoring, atau pengecekan kepada para distributor sembako, apakah mereka tetap mengikuti aturan dalam menyalurkan sembako, atau tidak," urainya.

"Kita terus imbau, para distributor jangan sampai terputus ketersediaan sembako untuk masyarakat, karena dampaknya luas. Kita akan lakukan sidak juga. Intinya kita tidak mau ada terjadi dugaan penimbunan dan lain-lain," sambung Kapolresta.

Dia pun berpesan kepada masyarakat di Kota Bertuah, agar jangan panik atau resah secara berlebihan menyikapi corona.

Karena menurutnya, hal ini penting untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Kota Pekanbaru.

"Alhamdulillah aktivitas masyarakat berjalan normal, setelah mewabahnya corona ini. Kita imbau masyarakat tetap waspada. Yang terpenting jaga kebersihan diri dan lingkungan," terangnya.

Diantaranya, dengan rajin mencuci tangan, menggunakan alat pelindung seperti masker, menggunakan hand sanitizer, dan berbagai bentuk upaya pencegahan penularan corona lainnya.

Terakhir Nandang mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak mudah percaya terhadap suatu informasi yang terkait corona

"Masyarakat jangan percaya dengan konten dan sumber yang tidak jelas, jadilah orang yang bijak, jangan mudah terpengaruh dan jangan jadi penyebar hoax, karena bisa dijerat secara hukum," paparnya.

Bulog Tembilahan Pastikan Stok Sembako Aman

Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak perlu khawatir dengan stok sembilan bahan pokok (Sembako) dan memborong karena merebaknya virus corona.

Karena Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tembilahan memastikan stok Sembako di Kabupaten Inhil masih aman hingga lebaran idul fitri mendatang.

Kepala Bulog Tembilahan, Muhammad Fakri Firdaus menuturkan, pihaknya telah menyediakan beras 500 ton dan akan ditambah lagi pada akhir bulan, sehingga ketersediaan sembako di Bulog khususnya untuk beras akan aman sampai 3 bulan kedepan.

“Masyarakat jangan panik karena virus corona, jangan terjadi panic buying. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kurangnya ketersediaan sembako, apalagi sampai memborong barang-barang di pasar untuk stok dan penimbunan,” ungkap Fakri Firdaus saat sidak tim Satuan Tugas (Satgas) di gudang Bulog Parit 7 Tembilahan Hulu, Inhil, Kamis (19/3).

Lebih lanjut Fakri menjelaskan, Saat ini ketersediaan sembako sementara yang ada di gudang bulog, antara lain, 1 ton tepung terigu, 1,2 ton daging dan 80 kg minyak goreng.

“Hanya gula yang tidak ada, mudah-mudahan dalam waktu dekat masuk. Bahkan untuk beras dengan adanya tambahan 300 ton pada awal bulan insya Allah akan sampai 4 bulan kedepan," tandasnya.

Sementara itu, tim satgas yang hadir dalam sidak tersebut terdiri dari pihak Polres Inhil, Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagtri) serta Kesbangpol Inhil.






Sumber: Tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.