Senin, 22 Jun 2026

Suku Kamoro Trauma Melihat TNI

Jumat, 04 Sep 2015 08:32
Antara
Warga Papua melihat atraksi TNI.
TIMIKA – Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, mengajak semua orang memelihara kedamaian di Papua.

Wakil Ketua I Lemasko Georgorius Okoare mengatakan, warga Suku Kamoro yang merupakan pemilik tanah Mimika menghendaki Mimika yang seperti dulu. Yakni semua orang saling mengasihi sebagai saudara.

"Kami Suku Kamoro dari dulu hidup damai, tenang, saling memberi dan menerima. Mari kita jaga baik-baik tempat ini. Timika ini dapur umum untuk semua orang, tidak hanya bagi kami orang Papua tetapi bagi kita semua orang Indonesia," ujarnya, Jumat (4/9/2015).

Menyikapi kasus penembakan terhadap sejumlah warga Suku Kamoro oleh anggota TNI AD di depan Kompleks Gereja Katolik Koperapoka Timika, pekan lalu, Lemasko secara tegas meminta Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian agar segera melakukan evaluasi pimpinan Sub Denpom Timika dan Kodim 1710 Mimika.

"Kami minta agar Komandan Sub Denpom Timika segera diganti. Demikian pula dengan pimpinan Kodim 1710 Mimika agar dilakukan evaluasi," ucap Georgorius.

Georgorius menuturkan bahwa pada malam kejadian, sebetulnya di lokasi itu sudah ada sejumlah anggota Polisi Militer (PM). Namun mereka tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah sejumlah anggota TNI yang melakukan penembakan terhadap warga.

"Mengapa saat itu anggota PM tidak langsung melumpuhkan anggota TNI AD yang mabuk lalu menari-nari dengan senjata api untuk menembaki warga. PM itu fungsinya apa sih? Hal ini sangat disayangkan," ujar Georgorius.

Ia juga mempertanyakan kebijakan Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Andi Kusworo yang kembali menugaskan salah satu pelaku, padahal yang bersangkutan diketahui memiliki rekam jejak yang tidak bagus.

Georgorius mengemukakan bahwa kini warga Suku Kamoro mengalami kondisi traumatis psikologis pascaperistiwa penembakan di Koperapoka itu.

"Jujur saja masyarakat kami sekarang merasa trauma kalau melihat anggota pakai pakaian loreng. Ini fakta yang bukan dikarang-karang," ujarnya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.