Tangkap Bandar Sabu, Empat Polisi Nyaris Dihakimi Massa
Minggu, 02 Agu 2015 17:53
MEDAN - Empat anggota Polres Binjai, nyaris dihajar massa saat menangkap bandar narkoba di kawasan pabrik kompos di Kilometer 12, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Polisi terkepung oleh puluhan massa yang juga melakukan aksi perusakan terhadap mobil patroli.
"Bahkan salah seorang diantaranya berucap, 'tangkap kalau berani' dan sambil mengeluarkan sangkur dia berkata, 'sini kutikam kau nanti di sini, mau kau'," ucap salah seorang personel Kepolisian, Minggu (2/8/2015).
Massa yang terus melakukan upaya provokasi sempat berhasil memukul mundur pihak Kepolisian. Hingga akhirnya, satu pleton Dalmas Polres Binjai diterjunkan ke lokasi..
Mengatasi kericuhan. aparat terpaksa harus meletuskan senjata api ke udara untuk membubarkan konsentrasi massa yang terus berupaya melakukan perlawanan.
Polisi kemudian berhasil mengamankan sedikitnya 13 orang yang diduga sebagai provokator, yakni M. Iqbal, M. Demon, Qoriah Ramadhan, Agus Suyono, Hery Irawan, Putra Lesmana, Stevanus Situmorang, Sari Irawan, Jhonson Pandapotan Sinaga, dan Zulfandi Siburian. Kini, mereka telah dibawa ke Mapolres Binjai guna menjalani proses pemeriksaan.
Aksi anarkis massa yang berusaha menyerang Polisi berawal dari tertangkapnya seorang bandar sabu bernama Putra (21) warga Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sedikitnya sabu seberat setengah ons dan menyita sepeda motor yang dikenderai pelaku.
Setelah melaukan Proses pengembangan, Polisi kemudian melakukan penggrebekan ke sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba. Namun Polisi malah mendapat perlawanan dari warga setempat. Massa berusaha menyerang mobil patroli yang membawa pelaku.
"Dari 13 orang yang diamankan, enam orang sudah ditetapkan menjadi tersangka dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Polresta Medan," ujar Kapolres Binjai AKBP Mulya Hakim Solichin SIK. (okezone.com)
(sus)
Nusantara
Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.
Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.
Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati
Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa
Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana
Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas
Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan
I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir
Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor