Nusantara
Tim Kesehatan TNI di Pulau Terluar Berhasil Mengobati 5.157 Pasien
Minggu, 14 Feb 2016 11:01
Jumlah pasien sebanyak 5.157 orang tersebut, terdiri dari : Pulau Lakor 698 pasien, Pulau Moa 1.304 pasien, Pulau Leti 1.343 pasien, Pulau Kisar 1.041 pasien, Pulau Wetar 423 pasien dan Pulau Liran 348 pasien. Sementara itu, masih ada 1 (satu) orang pasien on board KRI Surabaya mengalami penyakit tumor tulang, dan akan di rujuk ke Rumah Sakit AL dr. Ramelan, Surabaya.
Dalam Misi Pelayanan Kesehatan tersebut, TNI mengerahkan 345 Tenaga Medis dan ABK terdiri dari : 168 personel Tim Kesehatan dari TNI AD, AL dan AU, 2 (dua) dr. Umum, 2 (dua) dr. Gigi, 15 Dokter Spesialis, 2 (dua) Apoteker serta 156 personel KRI dan Crew Helly. Misi Pelayanan Kesehatan di Pulau Terluar Indonesia antara lain, Pulau Lakor, Pulau Moa, Pulau Leti, Pulau Kisar, Pulau Wetar dan Pulau Liran dengan menggunakan KRI dr. Soeharso dengan Komandan Letkol (P) Ashari Alamsyah dalam waktu selama 6 (enam) hari yang diberangkatkan dari Pelabuhan Lantamal VII Kupang, Sabtu (6/2/2016).
Misi Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan di Pulau Terluar Indonesia tersebut, sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, usai melakukan kunjungan ke beberapa Pulau Terluar di wilayah Indonesia bagian Timur.
Selama melaksanakan misi pelayanan kesehatan tersebut, berbagai aspirasi positif dari masyarakat dan pejabat pemerintah setempat diantaranya, Camat Pulau Lakor D.J. Heljanan mengatakan antara lain bahwa, jumlah penduduk Pulau Lakor sebanyak 2.443 orang dari 586 Kepala Keluarga dan 5 Desa. Masyarakat sangat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo atas kegiatan ini yang berjalan dengan baik.
Sementara itu, Ester Baker Makena salah satu pasien yang berasal dari masyarakat Wetar dan tinggal di Saus Tuton Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengucapkan terima kasih kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI), karena bisa datang ketempat mereka untuk memberikan pelayanan pengobatan, yang selama ini mereka tidak pernah merasakan penanganan yang sangat lengkap dan ditangani langsung oleh dokter. "Kegiatan seperti ini hendaknya dapat dilanjutkan, karena di desa kami sama sekali tidak ada pengobatan seperti yang dilaksanakan oleh TNI seperti sekarang ini," harapnya.(rls/jon)
Masyakat yang berada di Pulau-Pulau terluar Indonesia mengungkapkan, dengan kehadiran Tim Baksos TNI dapat lebih meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat setempat dan mereka sangat bersyukur dan berterima kasih dengan Pelayanan Bakti Sosial TNI.
Nusantara
Komnas HAM Minta Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Disetop
Jakarta - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Pramono Ubaid menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya lima Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia
Pemerintah Andalkan Stimulus Rp 26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli dan Ekonomi
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan jika pemerintah terus menjaga stabilitas dan ketahanan perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Be
Pemprov DKI Siap Anggarkan Rp 100 Miliar untuk LPDP Jakarta
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 miliar untuk menyokong program beasiswa Lembaga Pengelola D
Warga Rantau Bais dan Desa Pinggir Nikmati Akses Air Bersih Program PHR dan Dompet Dhuafa Riau
Masyarakat di Desa Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, dan Desa Pinggir, Kabupaten Bengkalis, kini mulai menikmati akses air bersih yang lebih layak. Tidak hanya memperoleh fasilitas sumur air bersih,
Simpan di Kotak Permen, Pengedar Narkoba di Rohul Ini Diciduk Polsek Rambah Hilir
PASIR PENGARAIAN - Jajaran Polsek Rambah Hilir Berhasil menciduk seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu. Dari tangan tersangka, diamankan sabu 4,30 gram.Pria tersebut berinisial S yang diamank