Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • WADUH, Orang Kaya Masuk Daftar Penerima Bansos Covid-19, Diskopdagrin Kuansing Riau Kembali Mendata

WADUH, Orang Kaya Masuk Daftar Penerima Bansos Covid-19, Diskopdagrin Kuansing Riau Kembali Mendata

admin
Selasa, 28 Apr 2020 16:39
Kepala Diskopdagrin Kuansing, Drs Azhar MM
TELUK KUANTAN - Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kuansing mengembalikan data penerima bantuan sosial (bansos) akibat pandemi Covid-19.

Data tersebut dipasok dari desan dan diteruskan ke kecamatan dan bermuara ke Diskopdagrin.

"Sudah kita kembalikan datanya. Kita minta desa perbaiki data," kata Kepala Diskopdagrin, Drs Azhar MM, Selasa (28/4/2020).

Data tersebut berisi keluarga miskin dan keluarga yang terdampak ekonomi akibat Covid-19 di mana totalnya sebanyak 38.101 KK penerima. Diskopdagrin memang ditugasi mendata ini.

Azhar mengatakan pihaknya meminta data tersebut diverifikasi ulang sebab masih ada warga yang tak seharusnya mendapatkan justru mendapat. Misalnya, orang kaya.

"Ada orang kaya masih dapat. Tidak perlu saya sebut namanya. Ada yang pensiunan PNS dapat. Padahal istrinya masih aktif PNS," terangnya.

Selain itu, katanya, dalam data tersebut belum disertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima. Bila tidak ada NIK, maka tidak akan bisa memantau bila ada penerima yang ganda.

"Selain itu kita minta yang masuk PKH (Program Keluarga Harapan) masuk semua. Ini sebagain ada masuk dan sebagian ngak dimasukkan," terangnya.

Saat data tersebut dikembalikan, pihaknya menurunkan tim ke kecamatan dan saat itu diundang desa yang ada dis etiap kecamatan.

Tujuannya, menyamakan persepsi syarat penerima bantuan akibat Covid-19 ini.

Ada dua kategori penerima bantuan ini. Yakni keluarga miskin dengan indikator penghasilan dibawah Rp 1,5 juta.

Kedua, keluarga yang terdampak yakni kesukitan ekonomi akibat covid-19.

Kategori kedua ini seperti yang berjualan di sekolah, mengantar kue ke sekolah atau kedai kopi, tukang ojek, korban PHK sementara, petani karet dan lainnya.

"Kalau data dengan kategori kedua itu kan kepala desa yang lebih tau. Kita minta Kades melihatkan. Begitu juga Kadus dan RT," pintanya.

Seharusnya, katanya, pada Senin (27/4/2020), data perbaikan sudah didapat. Namun hingga sekarang belum ada masuk.

Pihaknya pun memberi target Rabu besok (29/4/2020) data seluruh dari kecamatan didapat. Sehingga penyaluran bantuan bisa cepat.

"Yang masuk baru dari kecamatan Inuman dan Kuantan Hilir. Itu pun belum lengkap sebab ada beberap desa belum masuk," katanya.

Warga Kuansing yang kategori miskin dan terdampak ekonomi akibat covid-19 ini, akan mendapatkan bantuan sosial berupa dana tunai dan pemerintah pusat, propinsi, dari dana desa dan APBD Kuansing.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.