SEPAKBOLA
Akhiri Konflik Menpora-PSSI!
Jumat, 16 Okt 2015 09:12
Sepakbola nasional pun sempat mati suri sekira lima bulan. Tapi adanya turnamen Piala Presiden 2015 cukup membuat sepakbola nasional kembali bergeliat.
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman pun mengakui atmosfer publik pencinta sepakbola Indonesia antusias menyambut Piala Presiden. Kondisi yang ada saat ini bahkan dinilai mulai mendekati normal seperti saat PSSI belum dibekukan dan kompetisi dihentikan.
"Kelihatannya hampir seperti normal lagi. Bukan hanya bagi pelaku di lapangan, tapi sektor yang lain seperti penjual kaos dan segala yang ada kaitannya dengan sepakbola," kata Djanur, Kamis 15 Oktober 2015.
Ia pun berharap segera ada solusi dari pertikaian dua kubu yang ada. Tujuannya demi membuat sepakbola Indonesia tetap hidup.
"Saya tidak tahu bagaimana caranya, bagaimana solusinya. Saya kurang tahu persis siapa yang harus ngalah atau siapa harus diapakan. Yang pasti saya ingin (konflik Menpora dan PSSI) segera diakhiri dan normal kembali," jelas Djanur.
Piala Presiden pun seolah jadi pembuktian bahwa sepakbola sangat penting bagi Indonesia. Sebab dari sana, roda ekonomi dari berbagai sektor berputar. Bahkan banyak orang yang menggantungkan hidup dari sepakbola.
Tak hanya itu, animo penonton pun sangat terlihat jelas. Apalagi setelah kini tinggal menatap laga final, antusiasme publik semakin bergeliat. Alasan itu yang membuat sepakbola Indonesia harus tetap berjalan.
"Sepakbola kita harus tetap jalan. Karena toh buktinya dengan turnamen seperti begini saja animo penonton luar biasa," ungkap Djanur.
Sementara sebagai pelatih, ia berharap kompetisi segera bergulir setelah Piala Presiden berakhir. "Tentunya harapannya kalau memang kompetisi masih belum jelas terkait pembekuan oleh Menpora, tentunya ada lagi turnamen walaupun tidak sebesar Piala Presiden," ucapnya.
Karena jika tidak ada turnamen, tim akan dibubarkan lagi. Jika suatu saat ada turnamen lagi, persiapan pun akan sulit. "Kalau dibubarkan lagi nanti kalau ada event mulai dari nol lagi. Kalau begitu kan repot, jadi harus berkesinambungan," tandas Djanur.
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye