Kamis, 23 Apr 2026

SEPAKBOLA

Arema Masih Favorit

Selasa, 10 Nov 2015 15:40
Antara
Arema favorit di Piala Jenderal Soedirman
MALANG - Turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015 bakal dihelat mulai 10 November dan dibuka di Stadion Kanjuruhan, Malang. Grup Malang bakal dihuni lima tim, Arema Cronus, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persipasi Bandung Raya (PBR) dan Persegres Gresik United.

Semua mata tertuju pada dua tim ketika bicara kans terbesar lolos ke fase selanjutnya, yakni Arema Cronus sebagai tuan rumah dan Sriwijaya FC. Dua tim ini adalah semifinalis di Piala Presiden 2015 dan lolos mewakili grup yang dihelat di Malang waktu itu.

Mengaca sejarah itu, tak heran jika Arema dan Sriwijaya FC dipandang memiliki kans lolos dari Grup Malang. Kalkulasi itu tidak hanya berdasar sejarah, tapi juga dari aset kedua tim yang tak terlalu banyak mengalami perubahan, baik pemain maupun pelatih.

Sangat berbeda dengan tiga kontestan lainya, Persegres, PBR dan Persija datang ke Malang dengan diwarai kekuatan baru. Paling mencolok adalah posisi pelatih. Persegres memakai Widodo C Putro setelah di Piala Presiden lalu menggunakan jasa Liestiadi. Persija juga menunjuk Bambang Nurdiansyah menggantikan Rahmad Darmawan.

PBR ke Malang dengan memperkenalkan pelatih anyar Pieter Huistra. Perubahan tersebut sebenarnya tak mencerminkan sebuah kemapanan, apalagi waktu yang dimiliki pelatih-pelatih anyar tersebut sangat singkat untuk membangun kekuatan yang kompetitif. Lantas bagaimana prediksi di grup ini?

Arema Cronus (prediksi: juara grup)

Arema ditinggal tiga pemain asing yang berjibaku di Piala Presiden, yakni Fabiano Beltrame, Lancine Kone dan Morimakan Koita. Walau kehilangan aset penting, kedatangan pemain asing anyar diperkirakan bisa menutup posisi mereka, yakni Esteban Vizcarra, Kiko Insa dan Toni Espinosa. Aset lokal juga masih komplit tanpa ada satu pun pemain utama yang hilang. Kendati di turnamen sebelumnya hanya lolos sebagai runner up, kualitas tim dan status tuan rumah layak dipertimbangkan. Satu-satunya yang menjadi pengganjal mungkin adalah taktik pelatih Joko Susilo yang seringkali terlalu mudah diantisipasi lawan. Frustrasi menghadapi pertahanan tebal, serta terlalu mudah kecolongan lewat serangan cepat.

SRIWIJAYA FC (prediksi: runner up)

Laskar Wong Kito bakal menjajal peruntungan kedua kalinya di Stadion Kanjuruhan, setelah sukses menjadi juara grup pada Piala Presiden 2015 silam di stadion ini. Hampir sama dengan Arema, skuad arahan Benny Dolo masih memakai muka-muka lama. Hasil gemilang di Piala Presiden tentu mendongkrak konfidensi Patrich Wanggai dkk. Jika minimal bisa mengulang performa di turnamen sebelumnya, Sriwijaya menjadi salah kandidat utama yang bakal lolos langsung dari fase grup. Kemapanan teknis serta mental yang terus berkembang membuat tim asal Sumatera Selatan layak ditunggu kiprahnya di turnamen ini dan mereka memiliki potensi menjadi juara grup atau paling logis adalah runner up.

Persija Jakarta (prediksi: Peringkat 3)

Persija Jakarta adalah klub besar. Masih banyak pemain berkualitas yang tertarik bergabung walau belakangan situasi finansial kurang bagus. Sayang Persija belum sepenuhnya mapan sepanjang mengikuti turnamen pada 2015. Tim ini memiliki misi memperbaiki catatan di turnamen sebelumnya, ketika mereka langsung tersingkir di fase grup. Pelatih anyar Bambang Nurdianyah punya tugas berat walau berhasil mendatangkan M Roby, Rafael Maitimo, Emmanuel Kenmogne dan beberapa pemain bagus lain. Perubahan konsep kepelatihan dari Rahmad Darmawan ke Bambang Nurdiansyah harus dicerna secepat mungkin. Ada peluang bagi Persija untuk mengejutkan, termasuk minimal menjadi runner up. Namun mental mereka masih layak dipertanyakan dan bakal susah payah menggoyang Arema dan Sriwijaya FC.

Persipasi Bandung Raya (prediksi: Peringkat 4)

Memakai pelatih anyar Pieter Huistra, Persipasi berada di jajaran kuda hitam Grup Malang. Sebenarnya tim ini memiliki aset yang tak jelek-jelek amat, ada Kim Jeffrey Kurniawan, Leonard Tupamahu, Gavin Kwan Ansit, Oktovianus Maniani, hingga Gaston Castano. Namun semuanya kembali pada bagaimana Huistra membangun tim ini dalam waktu singkat. Sedangkan sebelumnya Dejan Antonic butuh waktu panjang untuk mematangkan timnya ketika masih bernama Pelita Bandung Raya. Dari aset tim maupun tradisi, Persipasi jelas masih berada di bawah Arema, Sriwijaya FC dan Persija. Hanya kejutan luar biasa yang bisa membuat tim ini lolos dari fase grup, walaupun dengan status runner up terbaik.

Persegres Gresik United (prediksi: Peringkat 5)

Persegres adalah tim paling apa adanya di antara kontestan lain Grup Malang. Hanya mengandalkan pemain lokal tanpa satu pun pemain asing. Logikanya, ketika tim besar saja memakai pemain asing, bagaimana dengan tim medioker yang datang dengan aset terbatas. Melihat daftar skuad yang didaftarkan Persegres ke PJS, rasanya target lolos dari fase grup terlalu muluk buat mereka. Hanya keberuntungan luar biasa yang bisa mewujudkan itu, selain tentunya kerja ekstra ekstra keras. Berat bagi Widodo C Putro untuk menuntut timnya bisa mengimbangi kekuatan lawan yang jauh mentereng. Bayang-bayang kegagalan di Piala Presiden dengan menjadi juru kunci klasemen grup terus menguntit Persegres di PJS.

(okezone.com)
Olahraga
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:50

    Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:47

    Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.