Kamis, 23 Apr 2026

SEPAKBOLA

Arema dan PBR Kejar Kebugaran

Sabtu, 14 Nov 2015 08:54
ANTARA
Para pemain PBR sedang melakukan latihan jelang tampil di Piala Jenderal Sudirman 2015
MALANG – Arema Cronus dan Persipasi Bandung Raya (PBR) sibuk mempersiapkan diri sebelum berseteru pada Senin (16/11). Aspek kebugaran menjadi hal terpenting bagi kedua kubu, karena baik Arema maupun PBR masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan semua pemainnya fit.

Beberapa pemain Arema sempat mengalami cedera ringan sesuai menggebuk Persegres Gresik United 4-1 di laga perdana. Sedangkan PBR masih terus meningkatkan level stamina pemain karena persiapan yang cukup mepet menghadapi Piala Jenderal Sudirman.

Pemain Arema yang mengalami gangguan kebugaran adalah Cristian Gonzales, Dendi Santoso Purwaka Yudhi dan Hendro Siswanto. Staf pelatih masih terus memantau kondisi keduanya, namun optimistis tidak menghadapi masalah berarti di hari pertandingan nanti.

"Memang ada yang sempat mengalami nyeri setelah pertandingan lawan Persegres, tapi levelnya masih ringan. Tapi pemain sudah mendapat istirahat dan recovery sehingga diperkirakan tidak sampai absen di pertandingan berikutnya. Tapi mereka terus kami pantau," terang Joko Susilo, Pelatih Arema.

Purwaka Yudhi yang mengalami nyeri di leher menjadi perhatian khusus karena sudah merasakan gangguan sejak sebelum laga kontra Persegres. Sebagai antisipasi, Joko menyiapkan skenario lain misalnya menjajal centre back lainnya seperti Hermawan yang juga cukup layak dimainkan.

"Masih ada tiga hari lagi sebelum lawan PBR dan saya optimistis tetap bisa full team. Dalam latihan juga tidak ada masalah serius," demikian Joko. Arema memang memiliki jeda bertanding hampir sepekan penuh setelah laga pembuka dan itu menjadi kesempatan menata kebugaran pemain.

Persoalan kebugaran juga dihadapi PBR yang baru saja menggelar laga ujicoba kontra tim lokal Malang pada Kamis (12/11). Pelatih Peter Huistra menyatakan persoalan fisik pemain menjadi perhatian serius, karena mendadaknya persiapan menuju turnamen.

"Kami tak memiliki banyak waktu persiapan, datang ke Malang ada beberapa pemain yang belum benar-benar fit. Jadi penting sekali untuk terus meningkatkan kondisi pemain. Jika kondisi mereka bagus saat pertandingan, saya rasa tak ada yang perlu dikhawatirkan," terang Huistra.

Soal kemampuan teknik pemain, dirinya sudah tidak menghadapi kendala dan sudah mulai menemukan komposisi yang ideal untuk menghadapi Arema. Kondisi fisik, menurutnya, adalah level dasar yang dibutuhkan pemain untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.

"Di sini bukan hanya pemain bugar saat pertandingan, tapi bagaimana mereka memiliki ketahanan sepanjang pertandingan. Jika hanya tahan di babak pertama saja, maka jelas akan menjadi masalah. Lawan tim seperti Arema harus bagus secara fisik untuk mendukung konsentrasi," beber Pieter Huistra.

(okezone.com)
Olahraga
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:50

    Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:47

    Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.