Kamis, 23 Apr 2026

MOTOGP

Isi Gugatan Rossi kepada CAS

Sabtu, 31 Okt 2015 15:52
AFP
Rossi telah melayangkan gugatannya kepada CAS
VALENCIA – Yamaha melakukan banding kepada FIM atau Federasi Motor Internasional, selaku penyelenggara MotoGP bersama Dorna, setelah pembalapnya, Valentino Rossi dikenai hukuman memulai balapan dari posisi terakhir di seri terakhir MotoGP 2015, yang berlangsung di Valencia.

Hukuman itu ia dapat setelah terlihat menyenggol motor Marc Marquez, saat keduanya tengah bersaing sengit di lap tujuh Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia akhir pekan lalu. Baby Alien pun terjatuh, dan gagal menyelesaikan balapan saat itu.

Namun, tak hanya Yamaha yang melakukan banding, dan Rossi juga melakukannya sendiri. The Doctor bahkan mengadukan hukuman yang diterimanya kepada CAS atau Arbitrase Olahraga Dunia, tempat para atlet dunia mengadu, saat mereka merasa tak mendapatkan perlakuan adil, entah itu dalam bentuk hukuman atau bentuk lainnya.

CAS pun telah menerima banding Rossi tersebut, dan mengungkapkan isi gugatan Rossi kepada media, berikut isi gugatan Rossi, diberitakan Crash (31/10/2015):

"Race Direction FIM melihat Mr Rossi dengan sengaja melebar untuk memaksa rider lainnya keluar garis, alhasil hal itu menyebabkan rider lainnya terjatuh dan keluar dari balapan. Dengan alasan tersebut, regulasi FIM, FIM Race Direction menjatuhkan tiga poin penalti kepada sang rider,"

"Mr Rossi kemudian melakukan banding terhadap Petugas FIM yang menarik banding, dan mengonfirmasi penalti dijatuhkan oleh FIM Race Direction. Mengingat Valentino Rossi memiliki satu poin penalti dari insiden sebelumnya, keputusan ini memberinya total empat poin penalti. Berdasarkan regulasi FIM, seorang rider dengan empat poin penalti harus memulai balapan selanjutnya dari posisi terakhir,"

"Terkait bandingnya kepada CAS, Mr. Rossi mencoba mencari pembatalan penalti, atau setidaknya mengurangi dari tiga poin ke satu poin. Bersama dengan banding ini, Mr Rossi telah mengisi surat penting untuk melakukan banding atas keputusan tersebut, agar tempatnya tidak hilang di balapan berikutnya, dan terakhir musim ini yang akan diadakan di Valencia, Spanyol pada 6-8 November 2015,"

"Proses prosedur pengadilan tengah berlangsung. Sebuah keputusan atas permintaan Mr. Rossi akan segera diumumkan tidak lebih dari 6 November 2015,"

Jika banding Rossi berhasil, maka rider Italia itu berpotensi memulai balapan dari posisi yang menguntungkan dalam perebutan titel MotoGP 2015 dengan Jorge Lorenzo. Namun, ia harus terlebih dahulu mencatatkan raihan positif di sesi latihan bebas hingga kualifikasi.

(okezone.com)
Olahraga
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:50

    Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:47

    Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.