TINJU
Triple G Siap Siapapun Lawannya
Rabu, 28 Okt 2015 09:50
Perihal tersebut diutarakan langsung oleh pelatih pemilik julukan Triple G tersebut, yakni Abel Sanchez. Ia menilai bahwa Golovkin bakal menaklukan siapapin lawan yang bakal dihadapinya nanti.
"Golovkin merupakan petinju profesional, dan ia takkan pernah mempermasalahkan siapa yang bakal dihadapinya. Ia takkan memilih lawan yang paling lemah, atau menghindari lawan yang terkuat," ucap Sanchez, seperti dikutip Boxing Scene, Rabu (28/10/2015).
"Saya sangat yakin siapapun lawan yang akhirnya akan menjadi penantang Golovkin, ia akan mampu membuat petinju itu merasakan kekalahan paling menyakitkan selama kariernya," lanjutnya.
Seperti diketahui, Golovkin sendiri memang sedang dihadapkan dua calon lawan yang sudah menantikannya. Adalah Miguel Cotto serta Saul "Carnelo" Alvarez yang disebut-sebut sebagai calon lawan dari Golovkin.
Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa
Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi
DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk
Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”
MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr
Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel