BASKET
Wolves Kenang Mantan Pelatih Saat Taklukan Lakers
Jumat, 30 Okt 2015 11:54
Saunders meninggal pada usia 60, Minggu 25 Oktober 2015 waktu setempat. Pelatih Wolves tersebut meninggal karena mengalami penyakit kanker.
"Kami merasa sedikit terbantu pada pertandingan melawan Lakers. Ini adalah minggu yang sulit untuk kami. Ini sulit untuk dijelaskan. Setiap orang mengalami sakit yang berat, walaupun Flip telah meninggalkan kami, saya percaya dia tetap bersama kami," ujar pemain Wolves, Ricky Rubio sperti dilansir AP, Jumat (30/10/2015).
Kematian Saunders mendapat peringatan khusus melalui mengheningkan cipta yang dilakukan kedua tim sebelum memulai pertandingan. Sementara itu, pemain kedua klub menggunakan seragam untuk mengenang sang pelatih saat pemanasan. Seragam yang digunakan oleh pemain Wolves bertuliskan We (kami) dan pemain Lakers menggunakan seragam pemanasan bertuliskan Flip.
Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa
Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi
DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk
Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”
MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr
Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel