Alex Enggan Kaitkan Kelainan Orientasi Seks dengan Agama
Senin, 22 Feb 2016 10:35
BANDUNG-Sejak usia 18 tahun, Alex (nama samaran) merasakan memiliki orientasi seksual berbeda. Pria asal Bandung itu menyukai sesama jenis.
Pria berusia 37 tahun itu hingga kini menjalani kehidupan sebagai seorang gay. Ia tidak menyesali pilihan hidupnya. Ia bahkan mengaku tidak pernah benci pada dirinya sendiri yang menyukai pria.
Dia sadar atas pilihan hidupnya. Ia tahu segala risiko yang harus dihadapi sebagai penyuka sesama jenis di Indonesia. Tentangan dari banyak orang hingga penyakit yang bisa saja menjangkitinya.
Keberadaan kaum gay sendiri mendapat banyak sorotan tajam, termasuk mereka yang lesbian, biseksual, dan transgender. Apalagi jika dikaitkan dengan agama, perilaku mereka ditentang keras banyak pihak.
Lalu, bagaimana pandangan Alex atas pilihan hidupnya jika dikaitkan dengan agama? "Agama jadi cermin saya saat saya melakukan kesalahan doang. Tapi yang saya dapat saat ini, saya percaya ini bukan kesalahan yang dikasih sama Tuhan. Jadi saya sampai sekarang tidak pernah mengatakan orientasi (seksual) saya sebagai suatu kesalahan," kata Alex.
Di luar orientasi seksualnya, ia mengaku berprinsip yang penting tidak merugikan orang lain. Ia berusaha menjadi orang baik. Soal orientasi seksual, itu jadi urusannya pribadi.
"Jadi saya jarang (perilaku) dicerminkan ke agama. Paling kalau saya melakukan hal jelek, salah, merugikan orang lain, baru saya kepikiran ke agama," ungkapnya.
Bagaimana jika ada yang mengajaknya diskusi seputar hubungan sesama jenis dan dikaitkan dengan agama? Ia mengaku selalu memberi penjelasan. "Kalau buat saya, agama itu urusan saya sendiri. Kadang saya tidak terlalu panjang lebar sih. Itu urusan saya sama Yang di Atas," ucap Alex.
Dua Tahun Belum Dibayar, Atlet Riau Tagih Sisa Bonus PON 2024 ke Pemprov
PEKANBARU-Atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga di Provinsi Riau mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera menuntaskan pembayaran sisa bonus prestasi Pekan Olahraga Nasional (PON) X
H-17 Sebanyak 51 Peserta Sudah Mendaftar ke Panitia Pacu Jalur Tepian Narosa
TELUKKUANTAN - H -17 jelang pelaksanaan Pacu Jalur Nasional Tepian Narosa Telukkuantan, 19-23 Agustus 2026 sebanyak 51 buah Jalur sudah mendaftar ke panitia pelaksana.Hal ini dibenarkan Ketua umum And
BPDP dan LPP Agro Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Swadaya Lewat Pelatihan Pemetaan di Riau
PEKANBARU â€" Upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat terus diperkuat. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Per
BYD Klaim M6 DM Tembus 4.000 Penjualan, Minat Mobil Hybrid di Indonesia Terus Meningkat
PEKANBARU-PT BYD Motor Indonesia mengklaim penjualan BYD M6 DM telah menembus lebih dari 4.000 unit sejak resmi dipasarkan di Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhad
Bus ALS Berisi 34 Penumpang Terbalik di Pelalawan, Polisi Ungkap Penyebabnya
PELALAWAN â€" Kecelakaan tunggal melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) terjadi di Jalan Lingkar, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu