Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • 3 Mahasiswa IPB Sukses Tumbuhkan Bakteri Pengurai Plastik di Labu Kuning

Kampus

3 Mahasiswa IPB Sukses Tumbuhkan Bakteri Pengurai Plastik di Labu Kuning

Selasa, 30 Jul 2019 10:10
okezone.com

Isu pencemaran plastik yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya mendapat perhatian besar dari berbagai peneliti. Plastik dapat diurai dengan bantuan mikroorganisme seperti bakteri. Akan tetapi bakteri pendegradasi plastik tak mudah didapat karena butuh media hidup khusus yang sesuai bagi kebutuhannya.

Untuk itu tiga mahasiswa IPB University Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Inka Destiana Sapitri, Ega Hana Masitoh dan Ghinarrahmi Afiyatillah melakukan riset untuk menumbuhkan bakteri pendegradasi plastik Pseudomonas aeruginosa pada media berbahan baku biji labu kuning.

Inka menjelasan pemanfaatan biji labu kuning masih kurang di Indonesia. "Kandungan asam amino pada biji labu kuning mempunyai banyak manfaat. Kandungan asam amino arginin, alanin dan isoleusin pada biji labu dapat meningkatkan laju pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa," ujarnya seperti dikutip dari ipb.ac.id.

Melalui ide ini tim yang dibimbing Inna Puspa Ayu Spi, M.Si ini berhasil mendapat pendanaan dari Kemenristekdikti pada Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian (PKMPE) 2019.

Tim ini mengekstrak biji labu kuning menggunakan prinsip pemisahan protein. Selanjutnya ekstrak tersebut dijadikan sebagai bahan baku media tumbuh bakteri pendegradasi plastik. Tim ini juga melakukan uji proksimat dan uji asam amino dengan tekniik High Performance Liquid Chromatography (HPLC).

Dari hasil percobaannnya Inka menjelaskan bahwa waktu dan perlakuan pemberian ekstrak biji labu memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomanas aeruginosa sp.

"Hasil pengujian pengaruh ekstrak biji labu tersebut cukup nyata terlihat. Pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan perlakuan ekstrak dari biji labu kuning bernama latin Curcubita moschata lebih cepat dibandingkan dengan kultur bakteri yang tidak diberi perlakuan," ungkapnya.

Laju pertumbuhan yang berbeda diakibatkan oleh perbedaan kandungan nutrisi dalam media. Media yang diberi perlakuan ekstrak dari biji labu kuning mempunyai kandungan diantaranya asam amino arginin, alanin, isoleusin.

Kandungan asam amino mempunyai peranan dalam pertumbuhan. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak biji labu kuning dapat menjadi suplemen tambahan untuk meningkatkan laju pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa.

"Pseudomonas aeruginosa menurut beberapa penelitian sebelumnya diduga menghasilkan enzim lipolitik yang dapat mendegradasi plastik," tuturnya. Ia menambahkan perlu adanya penelitian lanjutan untuk membuktikan pengaruh dari ekstrak biji labu kuning terhadap degradasi plastik dan pengaplikasiannya di lingkungan kita.


(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.