Sabtu, 20 Jun 2026

edukasi

Bahaya Memaksa Anak Masuk Sekolah di Usia Dini

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 08 Jul 2025 13:42
okezone.com
TERNYATA memaksa anak masuk sekolah di usia dini itu bahaya Moms. Untuk mencapai prestasi akademis sedini mungkin, banyak orang tua kerap terburu-buru mendaftarkan anak mereka ke jenjang sekolah dasar. Namun, perspektif ini dinilai keliru dan berpotensi merampas fase perkembangan krusial bagi anak.
Terapis Okupasi Anak Aulia Fitriani, A.Md.OT, S.Psi menjelaskan bahwa masa usia 0 hingga 7 tahun adalah fase emas untuk bermain, yang memiliki dampak jauh lebih besar bagi kesiapan belajar anak di kemudian hari ketimbang target akademis dini.
"Kita itu punya banyak banget waktu untuk sekolah, kok, nantinya. Dari 7 tahun sampai kita meninggal nantinya, sampai masa tua, tuh, kita banyak banget waktu buat bersekolah. Sementara, anak, itu, manusia, itu, tuh, punya waktu untuk bermain, tuh, cuma 0 sampai 7 tahun, nih. Itu, tuh, sedikit banget, loh " ujar Aulia, Selasa (8/7/2025). Anak sekolah
Kecenderungan orang tua untuk memaksakan anak belajar dan menerima pelajaran secara mentah-mentah sebelum waktunya dapat menimbulkan berbagai dampak negatif yang merugikan. Aulia mengamati bahwa hal ini dikarenakan banyak anak yang fase bermainnya kurang. Sehingga rasa penasaran akan suatu hal itu minim.
"Karena anaknya tuh mungkin sedikit ya diberikan kesempatan untuk roleplay untuk bermain peran jadinya anaknya tuh rasa penasarannya agak kurang," ungkapnya
Ketika anak-anak yang rasa penasarannya belum terstimulasi dengan baik dipaksa untuk menerima pelajaran akademis, dampaknya adalah anak akan mati rasa penasarannya. Jadi anak cenderung mengikuti apa yang diinstruksikan, akan tetapi tetapi tidak ada rasa inisiatif.
Hal Ini akan menghasilkan anak-anak yang pasif dalam belajar, hanya mengikuti perintah tanpa ada dorongan internal untuk mengeksplorasi lebih jauh.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.