- Home
- Pendidikan
- Banyak Insinyur Indonesia Belum Profesional
Banyak Insinyur Indonesia Belum Profesional
Jumat, 18 Des 2015 08:33
JAKARTA - Tidak hanya kekurangan sarjana teknik, insinyur yang ada di Indonesia pun tidak semuanya bersertifikasi profesional. Padahal kebutuhan insinyur profesional mendesak mengingat kita akan segera memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
"Insinyur di Indonesia harus memiliki kualifikasi, setidaknya untuk mampu bersaing dalam level APEC, sertifikasi sebagai insinyur profesional merupakan suatu tuntutan bagi kesetaraan yang diakui secara internasional," jelas Ir. Rudianto Handojo, IPM, pengamat perkotaan dan anggota dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII), seperti dikutip dari website Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (18/12/2015).
Secara rasio, keberadaan insinyur per satu juta penduduk di Malaysia, Singapura dan Thailand lebih besar dibandingkan yang ada di Indonesia. Di saat yang sama, sertifikasi profesi sangat dibutuhkan sebagai bukti kualifikasi profesional sumber daya manusia (SDM), termasuk bagi para insinyur.
Kualifikasi profesional tersebut juga diamanahkan UU No. 11 tahun 2014 tentang profesi insinyur. Undang-undang tersebut menjelaskan, seseorang dapat disebut sebagai insinyur jika sudah memperoleh gelar profesi di bidang keinsinyuran. Artinya, sarjana teknik wajib mengambil program profesi jika ingin mendapat gelar insinyur.
Sebagai langkah awal, Fakultas Teknik UGM pun menggandeng Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk menggelar Kegiatan Sertifikasi Insinyur Profesional melalui Program Pembinaan Profesi Insinyur dan Workshop Pengisian Formulir Aplikasi Insinyur Profesional (FAIP). Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi para dosen mengingat sudah diberlakukannya Undang-Undang Keinsinyuran. Melalui kegiatan tersebut 243 dosen Fakultas Teknik UGM didaftarkan menjadi anggota PII dan mendapatkan sertifikasi insinyur profesional.
(okezone.com) Pendidikan
7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In
PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat
JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op
Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure
JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52
Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter
JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond
Tips Pakai Rosemary Oil untuk Perawatan Rambut, Biar Optimal
JAKARTA â€" Rosemary oil semakin populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan mengurangi kerontokan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa hasil p