Senin, 27 Apr 2026

Berkat Perpustakaan, Wahyu Jadi Pengusaha

Jumat, 18 Sep 2015 10:27
Okezone
Wahyu Widodo
JAKARTA - Bagi Wahyu Widodo, perpustakaan bukan sekadar tempat membaca atau meminjam buku, melainkan juga tempat yang mampu mengubah nasibnya. Bagaimana tidak, cowok berusia 19 tahun ini awalnya sempat jadi pengangguran usai lulus SMA. Tapi berkat perpustakaan, kini dia menjadi seorang pengusaha muda.

Melalui Program PerpuSeru, perpustakaan daerah (Perpusda) Sragen, Jawa Tengah, yang merupakan tempat tinggal Wahyu sudah disulap menjadi pusat kegiatan masyarakat berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK).

"Setelah lulus enggak punya biaya kuliah akhirnya bantu orangtua bertani. Mau usaha enggak boleh. Sampai akhinya saya diajak perpustakaan desa ikut pelatihan komputer dan internet di Perpusda Sragen," ujarnya dalam acara Temu Media PerpuSeru belum lama ini.

Usai pelatihan, Wahyu mendapat ide untuk memulai usaha jahe merah. Dia kemudian mencari informasi bibit hingga budi daya jahe melalui internet yang ada di perpustakaan.

"Modal awalnya Rp400 ribu, itu juga dengan susah payah mintanya. Akhirnya saya belikan bibit dan medianya. Tapi, selang satu bulan bibit itu mati semua," terangnya.

Kegagalan tersebut tidak mematahkan semangat usaha Wahyu. Dengan sisa modal sekira Rp50 ribu, dia pergi ke perpustakaan lagi untuk browsing cara pembibitan jahe merah. Kemudian, warga Desa Wonorejo ini melakukan pembibitan sendiri sesuai cara yang dilihat melalui internet.

"Hasil pembibitan sendiri lebih bagus. Terus saya iseng foto. Kemudian waktu ke perpustakaan kan ada akses internet, bibit jahe merah itu coba saya iklankan secara online," ucapnya.

Wahyu mengatakan, setelah dua jam diiklankan, terdapat calon pembeli dari Purwodadi dan Purworejo yang ingin membeli jahe merah tersebut. Lantaran belum tahu cara mengirimkannya, dia pun mengantarkan sendiri pesanan tersebut menggunakan bus.

Kejadian tersebut lantas menjadi titik awal keberhasilan Wahyu sebagai pengusaha muda. Kini, usahanya sudah berkembang dan menghasilkan omzet yang cukup menjanjikan.

"Dari Januari sampai sekarang omzet sudah mencapai Rp10 juta. Berkat usaha itu, tahun ini saya bisa kuliah dengan biaya sendiri di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Usaha di Sragen ada yang bantu, jadi usaha sama kuliah tetap jalan," pungkas mahasiswa yang mengambil jurusan agribisnis itu. (ira)

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.