Selasa, 28 Apr 2026

KAMPUS

Blusukan, Mahasiswa UI Cek Kesehatan Warga

Selasa, 03 Nov 2015 15:03
Dok. Okezone
Ilustrasi: Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah pasien
DEPOK - Blusukan sudah jadi tren bagi berbagai kalangan, dari pejabat hingga mahasiswa. Belum lama ini, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) juga blusukan ke berbagai kampung dan wilayah kumuh untuk memeriksa kesehatan warga.

Para mahasiswa Departemen Keperawatan Komunitas Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indoensia (FIK UI) itu menggandeng pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta melaksanakan program Ketuk Pintu Layani dengan Hati (KPLDH). Program yang diprakarsai Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta tersebut merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Dalam blusukan tersebut, tim KPLDH tidak hanya mendata kondisi kesehatan tetapu juga memberikan pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah kumuh dan miskin (kumis). Dekan FIK UI, Dra. Junaiti Sahar, Ph.D. menjelaskan, program tersebut digelar sejalan dengan usia FIK UI mencapai usia 30 tahun dan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat.

"FIK UI menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI dengan berkontribusi dalam pelaksanaan survei yang akan dilanjutkan dengan pemberian pelayanan berupa deteksi dini (screening), penyuluhan kesehatan, konsultasi keperawatan, dan rujukan ke Puskesmas bila diperlukan," ujar Junaiti.

Departemen Keperawatan Komunitas FIK UI menerjunkan para dosen dan mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan tersebut. Wilayah sasaran adalah DKI Jakarta yang berbatasan dengan Jawa Barat, khususnya Kota Depok di mana kampus UI berlokasi.

"Departemen Keperawatan Komunitas adalah kekhususan ilmu keperawatan yang berfokus pada pemberian asuhan keperawatan pada keluarga dan kelompok masyarakat," jelasnya.

Kegiatan KPLDH ini diintegrasikan dengan kegiatan praktik mahasiswa profesi (Ners), Magister dan Ners Spesialis dengan berbagai peminatan yakni agregat balita, anak usia sekolah, remaja, dewasa dan lanjut usia. Program ini memprioritaskan berbagai kasus kesehatan di masyarakat seperti tumbuh kembang, pemenuhan nutrisi, risiko kecelakaan pada anak usia sekolah, masalah kesehatan akibat paparan makanan tidak sehat, reproduksi remaja, kenakalan remaja, Napza, masalah hipertensi, stroke, diabetes, gastritis, risiko dimensia baik pada dewasa maupun lansia.

Kegiatan pembinaan dilakukan dalam bentuk kunjungan ke rumah untuk melakukan asuhan keperawatan keluarga, pembinaan kelompok masyarakat dalam bentuk asuhan keperawatan komunitas mencakup pembentukan kelompok swabantu, kelompok sebaya dan kelompok pendukung. Kegiatan juga mencakup intervensi keperawatan lainnya sesuai masalah kesehatan yang teridentifikasi. Program ini turut melibatkan masyarakat secara aktif.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.