- Home
- Pendidikan
- Dampak Kabut Asap, Ganggu UTS Pelajar di Rohul
Dampak Kabut Asap, Ganggu UTS Pelajar di Rohul
Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 06 Okt 2015 15:23
ROKAN HULU - Akibat Kabut Asap yang semakin hari semakin menggelapkan langit, dan Kondisi udara di Kabupaten Rokan Hulu sudah tidak bersahabat terhadap Kesehatan manusia sehingga menyebabkan ribuan pelajar di kabupaten Rokan Hulu terpaksa diliburkan, setelah mendapatkan intruksi langsung dari Bupati Rohul melalui Disdikpora yang memutuskan untuk meliburkan pelajar mulai dari PAUD hingga SLTA selama sepekan.
Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kunto Darussalam Rita Helen MM Pd mengakui selama Kabut asap yang kini yang sudah semakin pekat dirinya terpaksa meliburkan aktivitas belajar mengajar di wilayah tugasnya di Kecamatan Kunto Darussalam seseuai intruksi Kadisdikpora.
"Terpaksa kita liburkan sekolah, setelah kebijakan diambil pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Kesehatan Rohul dan juga BPBD Rohul, yang di sebabkan kabut asap yang semakin pekat tang melanda seluruh daerah di Rokan Hulu," kata Ka UPTD Disdikpora Kunto Darussalam kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (6/10/2015).
Rita Helen menjelaskan pihaknya meliburkan aktivitas belajar mengajar untuk Kecamatan Kunto Darussalam sebanyak 47 Sekolah dari PAUD hingga SLTA dengan jumlah murid 10.440 Siswa/i dilakukan selama sepekan dan jika dalam waktu sepekan kondisi udara semakin memburuk, kemungkinan masa libur siswa ini akan di lanjutkan sampai waktu yang belum bisa ditentukan
"Berdampak dari diliburkannya pelajar tersebut dirinya mengaku kwatir akan berdampak ketinggalannya materi pelajaran di wilayahnya sehingga nanti akan mengganggu nilai ujian nasional yang didapat pelajar, selain meliburkan ribuan pelajar akibat kabut asap yang semakin pekat, selain itu juga, tertundanya Ujian Tengah Semester (UTS) selama Dua pekan," jelasnya
Dia juga menghimbau kepada seluruh siswa/i yang telah diliburkan akibat dampak kabut asap itu, agar selalu melaksanakan belajar dirumah sesuai mata pelajaran di hari libur tersebut.
"Jangan bermain banyak di luar rumah, hindari dampak kabut asap yang mengakibatkan berbagai penyakit, belajarlah di rumah dengan rajin," himbaunya
Ditempat yang berbeda Sementara itu menurut salah seorang Wali Murid mengaku cemas akibat diliburkannya anak sekolah sebab anaknya lebih banyak bermain dirumah sehingga anaknya lebih banyak bermalas-malasan.
"Warga berharap kepada Pemerintah Pusat dan Penegak Hukum dapat bertindak tegas untuk menindak oknum-oknum pembakar Hutan dan Lahan, sehingga tidak ada lagi siswa yang di rugikan karena harus kehilangan haknya belajar karena pencemaran udara," harapnya. (Fah)
Pendidikan
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan
Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera
Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!
JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn
Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter
JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala
Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem