Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Dilatih Koding dan AI, Guru SD di Surabaya Siap Ajarkan Kurikulum Baru

Pendidikan,

Dilatih Koding dan AI, Guru SD di Surabaya Siap Ajarkan Kurikulum Baru

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 12 Jul 2025 15:46
Berita satu.com
 Sebanyak 84 guru sekolah dasar (SD) negeri dan swasta di Kota Surabaya mengikuti pelatihan pemrograman koding dan kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan implementasi kurikulum pembelajaran koding untuk jenjang SD yang akan diterapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai tahun ajaran 2025/2026.

Pelatihan berlangsung selama lima hari di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), dan digelar atas kerja sama antara Lembaga Digitalisasi Teknologi Informasi (LDTI) UM Surabaya dan Kemendikdasmen.

Para guru diajarkan membuat produk digital berbasis aplikasi koding platform Scratch, yaitu alat pemrograman visual yang dirancang ramah bagi pemula. Produk digital yang dibuat meliputi media pembelajaran interaktif dan game edukatif yang mengintegrasikan materi pelajaran, seperti Matematika dan IPA.

Game dan aplikasi yang dibuat langsung diuji coba siswa SD untuk mengetahui efektivitas dan keterlibatan siswa dalam proses belajar interaktif.

Salah satu peserta pelatihan, Ahmad Nur Soleh, guru SDN Wonorejo 274 Surabaya, menciptakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bertujuan membantu siswa mengenal perbedaan makanan cepat saji dan makanan alami. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk mendukung pemahaman siswa dalam memilih makanan bergizi.

“Adanya pelatihan ini jadi wadah positif bagi guru untuk belajar dan melek digitalisasi,” kata Ahmad Nur Soleh, Sabtu (12/7/2025).

Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Digitalisasi UM Surabaya Radius Setiyawan menyampaikan, pelatihan ini disiapkan sebagai bagian dari rencana mata pelajaran pilihan koding dan AI di tingkat SD yang akan dimulai pada tahun ajaran 2025/2026.

“Giat ini bertujuan melatih guru agar siap mengajar koding dan AI sesuai kurikulum baru. Koding akan menjadi mata pelajaran pilihan, bukan mata pelajaran wajib,” ujar Radius.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Kemendikdasmen untuk mendorong penguatan literasi digital sejak pendidikan dasar, sebagai modal penting dalam menyongsong era teknologi dan informasi di masa depan.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA " Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA " Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.