Sabtu, 20 Jun 2026

Energi Terbarukan untuk Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 10 Nov 2015 09:52
Okezone
Gubes FTUI Ari Surjosatyo memberi penjelasan tentang kawasan kincir angin UI.

DEPOK – Pemanfaatan energi terbarukan terus gencar dilakukan seiring tingginya kebutuhan energi di Indonesia dan menurunnya produksi bahan bakar fosil. Salah satu alternatif adalah energi angin yang bisa dimanfaatkan dengan sistem pembangkit listrik menggunakan kincir angin. Sistem ini sesuai untuk daerah dengan potensi angin tinggi seperti di pesisir pantai atau daerah perbukitan.

Tim Perancang Turbin Angin Fakultas Teknologi Universitas Indonesia (FTUI) di bawah bimbingan dan pengabdi utama yakni Adi Surjosatyo melakukan survei berdasarkan kondisi daerah dan masyarakat hingga mengambil lokasi di Kampung Bungin, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebagai daerah pengabdian masyarakat. Kampung Bungin merupakan daerah pesisir pantai di ujung Kabupaten Bekasi yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Karawang.

"Pemilihan Kampung Bungin untuk meningkatkan kemandirian energi daerah, meningkatkan perekonomian warga, dan membuka mata berbagai kalangan untuk menyelamatkan masyarakat pesisir pantai," jelas Adi yang juga Guru Besar FTUI kepada wartawan, belum lama ini.

Adi menjelaskan pihak UI menggandeng Lentera Angin Nusantara (LAN) untuk membangun sistem pembangkit listrik tenaga angin dengan turbin angin berkapasitas 500 watt. Selain menyediakan alternatif energi listrik bagi Kampung Bungin, pemberdayaan warga juga dilakukan dengan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Di sana mayoritas warganya adalah nelayan, karena itu untuk mengolah hasil laut dan tambak tentu dibutuhkan teknologi tepat guna yang notabene memerlukan suplai energi listrik," ungkapnya.

Adi menambahkan tujuan program ini menggabungkan sistem pembangkit listrik tenaga angin dengan sistem pembangkit listrik tenaga matahari sebagai sumber listrik pengolahan hasil laut dan tambak. "Hal ini juga menggerakan sektor UMKM tentu akan menyerap tenaga kerja baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat," tutup Adi.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.