Selasa, 28 Apr 2026

Energi Terbarukan untuk Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 10 Nov 2015 09:52
Okezone
Gubes FTUI Ari Surjosatyo memberi penjelasan tentang kawasan kincir angin UI.

DEPOK – Pemanfaatan energi terbarukan terus gencar dilakukan seiring tingginya kebutuhan energi di Indonesia dan menurunnya produksi bahan bakar fosil. Salah satu alternatif adalah energi angin yang bisa dimanfaatkan dengan sistem pembangkit listrik menggunakan kincir angin. Sistem ini sesuai untuk daerah dengan potensi angin tinggi seperti di pesisir pantai atau daerah perbukitan.

Tim Perancang Turbin Angin Fakultas Teknologi Universitas Indonesia (FTUI) di bawah bimbingan dan pengabdi utama yakni Adi Surjosatyo melakukan survei berdasarkan kondisi daerah dan masyarakat hingga mengambil lokasi di Kampung Bungin, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebagai daerah pengabdian masyarakat. Kampung Bungin merupakan daerah pesisir pantai di ujung Kabupaten Bekasi yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Karawang.

"Pemilihan Kampung Bungin untuk meningkatkan kemandirian energi daerah, meningkatkan perekonomian warga, dan membuka mata berbagai kalangan untuk menyelamatkan masyarakat pesisir pantai," jelas Adi yang juga Guru Besar FTUI kepada wartawan, belum lama ini.

Adi menjelaskan pihak UI menggandeng Lentera Angin Nusantara (LAN) untuk membangun sistem pembangkit listrik tenaga angin dengan turbin angin berkapasitas 500 watt. Selain menyediakan alternatif energi listrik bagi Kampung Bungin, pemberdayaan warga juga dilakukan dengan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Di sana mayoritas warganya adalah nelayan, karena itu untuk mengolah hasil laut dan tambak tentu dibutuhkan teknologi tepat guna yang notabene memerlukan suplai energi listrik," ungkapnya.

Adi menambahkan tujuan program ini menggabungkan sistem pembangkit listrik tenaga angin dengan sistem pembangkit listrik tenaga matahari sebagai sumber listrik pengolahan hasil laut dan tambak. "Hal ini juga menggerakan sektor UMKM tentu akan menyerap tenaga kerja baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat," tutup Adi.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.