Kamis, 30 Apr 2026

Guru Enggan Ikut UKG Susulan

Selasa, 15 Des 2015 11:27
Dok. Okezone
Para guru menjalani ujian kompetensi guru (UKG) online.
BATAM - Tidak seperti hari pertama dan hari kedua, banyak peserta Uji Kompetensi Guru (UKG) tahap II di hari ketiga tidak hadir. Berbagai alasan mereka kemukakan, di antaranya karena sudah tua, sebentar lagi akan pensiun, atau UKG dianggap tidak berpengaruh terhadap tunjangan, dan pusing bila harus menghadapi soal dalam media komputer.

"Sudah tua gini nak (wartawan,red) masa harus ikut UKG. Ibu ini sudah puluhan tahun mengajar dan sudah banyak anak didik yang berhasil sudah sukses jadi orang besar. Lagian sebentar lagi ibu mau pensiun, enggaklah ikutan UKG," kata salah satu guru senior yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun.

Sementara menurut Pengawas dari LPMP Provinsi Kepri Fadila Hirba, yang bertugas mengawasi jalannya UKG di SMAN 1 Batam, pelaksanaan UKG di sekolah tersebut dijadwalkan diikuti 213 peserta. Namun hingga hari terakhir kemarin banyak yang tak hadir tanpa alasan apa pun.

"Untuk yang absen tak ada konfirmasi kepada kami dari peserta. Padahal hari ini kami buka hingga sesi ketiga. Namun hingga sore tidak ada lagi yang datang. Setelah ini semua dokumen akan kami setorkan kepada Kemdikbud untuk pendataan verifikasi penilaian," ujar Fadila.

Sejauh ini pelaksanaan UKG berjalan lancar. Hanya beberapa peserta yang memerlukan bimbingan lebih mengenai kecakapan IT. Petugas operator IT dari SMAN 1 Batam Michelle Firsta, yang ditemani dua rekannya Hanafi dan M Halim Syahbandi, mengatakan hanya 10 persen dari total peserta UKG yang memerlukan ketelatenan bimbingan saat latihan.

"Rata-rata mereka sudah bisa menguasai kecakapan komputernya, hanya beberapa seperti kembali ke menu soal setelah menjawab soal sebelumnya, tapi setelahnya mereka sudah menguasai," terangnya.

Dikatakan Fadila, bahwa nilai KKM rata-rata dari peserta UKG standar saja. "Yang paling tinggi ada yang mendapat nilai 7,1, yang terendah 2,5 dari 100 soal yang diberikan. Nilai KKM standar yang ditentukan adalah 5,5," terangnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.