Selasa, 28 Apr 2026

KAMPUS

Indonesia Sudah Punya Insinyur Wanita Sejak 1960

Jumat, 02 Okt 2015 09:32
dok. Kedaulatan Rakyat
Prof Laurie D Wesley saat memberikan kuliah umum di Unika Soegijapranata Semarang.

SEMARANG - Dalam catatan dan pengamatan ahli teknik sipil asing yang bekerja di Indonesia awal tahun 1960-an, ternyata pada periode tersebut Indonesia sudah memiliki insinyur sipil wanita. Padahal saat itu masih sangat sedikit negara-negara di dunia memiliki insinyur sipil wanita, termasuk negara Selandia Baru yang baru memilikinya pada 1968.

"Salah satu insinyur sipil wanita Indonesia yang saya ingat yaitu Ir Sulastri. Begitu juga tahun 1960 Indonesia sudah memiliki banyak ahli bidang sipil termasuk Pak Moeljono Purbo H (pakar geologi teknik) dan Pak Junus Dai (pakar ilmu tanah) yang saya anggap sebagai guru saya karena banyak mengajari ilmu pada saya soal struktur tanah di Indonesia yang di kemudian hari menjadikan saya sebagai ahli struktur tanah volcano khususnya lagi volcano Indonesia," ujar dosen dan ahli teknik sipil University of New Auckland, Selandia Baru Prof Laurie D Wesley PhD saat tampil sebagai pembicara Kuliah Umum di Teknik Sipil Unika Soegijapranata Semarang.

Indonesia, bagi Prof Laurie beserta istri dan anak-anaknya seakan menjadi tanah air kedua. Dan kota Bandung menjadi kota kenangan dia yang tak akan bisa dilupakan. Pasalnya, di kota Kembang inilah dia pernah bekerja sebagai pegawai pemerintah RI di awal tahun 1960-an dengan tugas di Pekerjaan Umum (PU) Bandung serta melatih para insinyur sipil di pusat-pusat training teknik sipil di Indonesia.

Selama beberapa tahun, Prof Laurie, istri dan beberapa anaknya yang masih kecil sangat menikmati bekerja dan tinggal di sebuah rumah asri di suatu daerah di Bandung (yang saat ini menjadi bagian dari Universitas Katolik Parahiyangan Bandung). Setelah itu dia pindah ke Inggris meneruskan studi sampai doktor, lalu kembali kerja di Indonesia ikut mengerjakan sejumlah proyek besar di Indonesia di antaranya pembangunan Senayan Jakarta, Jembatan Ampera, pelabuhan di luar Jawa dan sebagainya sampai akhirnya di kembali ke Selandia Baru sebagai dosen di Universitas Auckland sampai sekarang.

Pada kuliah umum di Unika pun dirinya menanyangkan slide banyak foto kenangan saat tinggal dan bekerja di Indonesia tahun 1960-an. Di antaranya foto-foto berbagai proyek yang dikerjakannya, foto-foto tempat tinggalnya saat itu, foto sejumlah tempat wisata lama di Indonesia yang dia beserta istri dan anak-anaknya dikunjunginya dan foto-foto kuno rekan kerja Prof Wesley. Tampak pula istri dari Prof Laurie, Barbara Wesley, menemani dirinya saat memberikan kuliah umum di Unika Soegijapranata Semarang.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.