Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kakan Kemenag Rohul : Madrasah dan Ponpes, Miliki Peran Vital dan Startegis

Kakan Kemenag Rohul : Madrasah dan Ponpes, Miliki Peran Vital dan Startegis

Laporan : Fahrin Waruwu
Kamis, 26 Nov 2015 09:56
Fahrin Waruwu
Kakan Kemenag Rohul Drs H.Ahmad Supardi Hasibuan MA

ROKAN HULU - Sejarah mencatat bahwa, Madrasah dan Pondok Pesantren memiliki peran vital dan strategis dalam mensukseskan pembangunan nasional. Bukan hanya itu, juga dalam merebut dan  mempertahankan kemerdekaan madrasah dan pondok pesantren, melalui Kyai dan santrinya, memegang andil yang sangat besar.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan sambutan pengarahan dalam acara Sinkronisasi dan Evaluasi Pendidikan Keagamaan di lingkungan Kantor Kemenag Kab Rohul, Rabu (25/11/2015) di hotel Gelora, Kota Pasir Pengaraian, yang diikuti 40 pimpinan madrasah dan Ponpes se Rohul.

Dikatakannya, sejak Indonesia belum merdeka sampai dengan saat ini, peran para Kyai, Pimpinan Madrasah, dan termasuk para santri, sangat besar dan sangat menentukan jalannya sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peristiwa 10 Nopember yang dikenal sebagai hari pahlawan nasional, pemain utamanya adalah Kyai dan santri.

"Siapapun orangnya, asalkan jujur dan mengetahui sejarah perjalanan bangsa ini, maka dia akan mengakui secara jujur, betapa besarnya peran madrasah dan Pondok Pesantren dalam perjuangan bangsa ini," tegasnya.

Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini mengatakan, bahwa peran madrasah dan Ponpes ke depan masih sangat penting dan strategis, sebab sistem pendidikan madrasah dan ponpes adalah sistem pendidikan yang relevan pada masa dahulu, relevan masa kini, dan relevan pada masa yang akan datang.

Menurutnya, pola kemandirian, belajar mandiri dan menyelesaikan persoalan sendiri, serta penguasaan akan ilmu agama yang mumpuni, adalah kebutuhan real yang dihadapi oleh generasi muda.

"Generasi muda yang mandiri, mampu menghadapi tantangan masa depan yang penuh harapan dan tantangan adalah generadi muda ysng lahir dari rahim madradah dan Ponpes," tegas Ahmad Supardi, Yang baru saja meraih gelar juara umum MTQ Tingkat Prov Riau tiga tahun berturut turut.

Ahmad Supardi yang juga Ketua Harian LPTQ Rohul ini, berharap agar madrasah dan Ponpes menjadikan dirinya sebagai kantong kantong pembibitan LPTQ untuk dipasarkan pada setiap ajang MTQ yang dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat nasional dan bahkan tingkat internasional. (Fah)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.