- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa Unej Teliti Potensi Jintan Hitam untuk Obat Kanker Mulut
Pendidikan
Mahasiswa Unej Teliti Potensi Jintan Hitam untuk Obat Kanker Mulut
Rabu, 04 Apr 2018 10:22
JAKARTA - Jintan hitam (Nigella sativa L) atau yang lebih dikenal juga dengan habbatussauda dipercaya menjadi obat bagi bermacam penyakit terutama bagi kalangan muslim, karena tertuang juga didalam hadist Rasulullah SAW.
Hal ini menginspirasi tiga mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember, Rizky Putri Agma Wijayanti, Ari Intan Prajitno, dan Haifa Azzuhra Denanta untuk meneliti potensi khasiat jintan hitam sebagai obat kanker mulut.
"Potensi jintan hitam sebagai obat sebenarnya sudah terbukti dan banyak diteliti, misalnya sebagai obat untuk kanker usus, kanker payudara, dan penyakit lainnya. Lantas terpikir oleh kami menjadikan jintan hitam sebagai obat kanker mulut," ungkap Rizky dalam siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (4/4/2018).
Sebagai mahasiswi kedokteran gigi, Rizky dan kedua koleganya prihatin dengan para penyandang kanker mulut. Pasalnya, sambung Rizky mahasiswa asal Kertosono, Nganjuk ini menyebutkan data dimana 76% pasien kanker mulut datang memeriksakan diri dalam kondisi yang sudah akut.
Rizky menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena banyak yang tidak sadar jika sudah terkena kanker mulut yang penyebabnya antara lain karena kebiasaaan merokok, minum-minuman keras dan lainnya.
"Gejala kanker mulut awalnya mirip sariawan, berupa luka di rongga mulut berwarna kemerahan disertai dengan pinggiran luka yang agak meninggi, jika tidak segera diobati berpotensi mengakibatkan kematian," imbuhnya.
Dalam karya tulis mereka yang berjudul Potensi Mesoprus Silica Nanoparticles Berbasis Thymoquinone Biji Jintan Hitam (Nigella Sativa L) Sebagai Induktor Apoptosis UMSCC-14C Oral Squamous Cell Carcinoma, disebutkan jika jintan hitam dalam bentuk kapsul diminum begitu saja, maka efektivitasnya rendah sebab kandungan yang ada dalam jintan hitam tidak bisa langsung menuju pusat kanker mulut. Sehingga jintan hitam diekstrasikan menjadi minyak atau thymoquinoe.
Minyak hasil ektrasi tersebut kemudian dimasukan ke dalam mesoporus silica yang ukuranya sangat kecil atau nano partikel. Dengan acara ini diharapkan jintan hitam yang mengadung anti inflamasi, anti bakteri, anti kanker, dan membantu daya tahan tubuh dapat mengatasi kanker mulut.
Karya tulis ilmiah mereka tersebut berhasil merebut juara pertama untuk kategori studi literatur dalam Moestopo Dentistry Scientific Competition Project 2018, yang diselenggarakan oleh FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta menyisihkan sembilan peserta lainnya.
(okezone.com)
Pendidikan
Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (
Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam
Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa
Jumlah Korban PHK Capai 43 Ribu Orang, Sektor Ini Paling Banyak Terdampak
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa hingga bulan Juni 2026, terdapat sekitar 43 ribu pekerja formal yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Anwar Sanusi, Kepala Badan
Usai Alami Trading Halt, IHSG Cetak Rekor Baru 24 Kali
Pasar modal Indonesia berhasil bangkit kembali sepanjang tahun 2025. Setelah mengalami tekanan yang cukup hebat dan memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt, kondisi pasar mulai p