Minggu, 21 Jun 2026

Mendikbud Beri Penghargaan untuk Kepsek Jujur

Senin, 21 Des 2015 08:36
Okezone
Rangkaian acara silaturahim Presiden RI dengan kepsek penerima anugerah integritas.

JAKARTA - Tahun ini untuk pertama kalinya pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak hanya prestasi yang menjadi ukuran keberhasilan, tetapi juga nilai integritas yang diterapkan sekolah. Bahkan, pemerintah menilai sebaik apa sekolah mempersiapkan para siswanya dalam menghadapi ujian hingga berhasil lulus hingga melihat proses pelaksanaan UN itu sendiri, apakah dilaksakan dengan jujur atau curang demi mendongkrak nilai siswa.

Pemikiran ini mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memupuk dan menumbuhkan nilai integritas dalam diri siswa dan sekolah, terutama dalam pelaksanaan UN. Tahun ini, 503 kepala sekolah dari berbagai daerah di Indonesia pun mendapat anugerah khusus dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) atas prestasi mereka dalam menjaga integritas sekolah. Tidak tanggung-tanggung, para kepala sekolah tersebut konsisten menegakkan indeks integritas pada pelaksanaan UN selama lima tahun terakhir.

"Apresiasi tinggi kepada Ibu Bapak Kepala Sekolah. Semoga pengakuan yang kami berikan kepada Bapak ibu menjadi semangat untuk semakin dalam menanamkan akar-akar integritas dalam sekolah yang Ibu Bapak pimpin," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Abies Baswedan dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, dalam rangkaian acara pemberian penghargaan bagi kepala sekolah berintegritas, tadi malam.

Sebelumnya ada sekira 80 ribu sekolah dan madrasah yang diseleksi. Anies juga mengajak para kepala sekolah agar tidak malu menunjukkan ketidaksukaannya pada tindakan curang.

"Tunjukkan bahwa pengkhianatan terhadap integritas tidaklah wajar dan tidaklah dapat dimaklumi, terlebih lagi bagi dunia pendidikan," ujarnya.

Integritas sendiri, kata Anies, merupakan dasar dari karakter moral. Sehingga ketika integritas tersebut goyah maka runtuhlah segala karakter moral lainnya.

"Menumbuhkan integritas sebagai prinsip yang kokoh dalam diri siswa sama halnya dengan memastikan masa depan Indonesia yang bersih di tangan calon pemimpin bangsa," tandasnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 13:06

    7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

    JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:05

    PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat

    JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:01

    Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure

    JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:55

    Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter

    JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:52

    Tips Pakai Rosemary Oil untuk Perawatan Rambut, Biar Optimal

    JAKARTA â€" Rosemary oil semakin populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan mengurangi kerontokan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa hasil p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.