- Home
- Pendidikan
- Penyebab Maraknya Ijazah Palsu
Penyebab Maraknya Ijazah Palsu
Sabtu, 17 Okt 2015 16:31
Melalui Diskusi Panel Nasional Tata Kepemerintahan untuk Kemandirian Bangsa di Universitas Brawijaya Malang, Mahfud menjelaskan legalitas dan formalitas pendidikan yang menjadi syarat untuk menduduki jabatan menyebabkan berbagai masalah.
Semua orang, kata dia, berupaya dengan segala cara untuk mendapatkan ijazah. Akibatnya, hal tersebut menjadi alasan seseorang memperoleh ijazah palsu demi sebuah jabatan.
"Karena ijazah menjadi syarat utama untuk naik jabatan maka banyak orang berupaya untuk membelinya sehingga hal ini merusak sistem birokrasi pemerintahan kita," ujarnya, sebagimana dilansir dari laman resmi Universitas Brawijaya Malang, Sabtu (17/10/2015).
Mahfud juga mengungkapkan bahwa birokrasi di Indonesia belum netral lantaran sering diintervensi secara paksa oleh politik. Sehingga, imbuh dia, akan menghasilkan hukum konservatif yang isinya lebih mencerminkan visi sosial elite politik dan keinginan pemerintah.
"Hal ini mengakibatkan pemerintah daerah tidak bisa bergerak karena harus menunggu keputusan dari pusat ketika akan mengambil sebuah kebijakan," ucapnya.
Mahfud berpendapat, sistem ketidakmandirian ini berdampak pada tumpulnya kreativitas bangsa. Dia mengimbau ketiga poin tersebut bisa mendapat perhatian khusus agar birorkasi menjadi kuat dan pemerintahan mampu mandiri di negaranya sendiri.
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan
Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera
Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!
JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn
Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter
JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala
Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem