Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Ricuh dengan Satpam, Ortu Praja IPDN Kecewa Tak Masuk Area Wisuda

Kampus

Ricuh dengan Satpam, Ortu Praja IPDN Kecewa Tak Masuk Area Wisuda

Senin, 05 Agu 2019 11:30
Detik.com
SUMEDANG - Wisuda praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2019 diwarnai kericuhan. Puluhan orang tua (ortu) praja yang menghadiri acara wisuda itu kecewa dan terlibat aksi dorong dengan satpam karena tidak dapat masuk area wisuda. Ortu praja itu datang ke lokasi sambil membawa undangan resmi.

Pantauan detikcom, Senin (5/8/2019), ortu praja terlibat aksi dorong dengan satpam yang berjaga di pintu utama Gedung Balirung IPDN. Kericuhan itu berlangsung sebelum dan sesudah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bersama Rektor IPDN Murtir Jeddawiserta jajarannya masuk ke dalam gedung acara.

Sejumlah ortu itu memaksa masuk karena ingin melihat anak-anaknya di wisuda. Sedangkan kursi untuk tamu undangan penuh sehingga mereka tidak dapat masuk.

"Kami bawa undangan, saya datang jauh dari Medan untuk melihat kebahagiaan anak saya di wisuda," teriak salah satu orangtua praja di luar pintu masuk.

Selain terlibat aksi dorong, sejumlah ortu praja juga terlibat adu mulut dengan petugas jaga. Bahkan ada salah satu petugas yang tersulut emosi, mengacungkan jari kepada salah satu ortu praja hingga membuat orangtua praja lainnya geram.

"Saya datang ke sini tidak gratis, emang duit itu daun mangga. Kalau kursi habis tak apa berdiri yang penting bisa lihat anak di wisuda," teriak ortu lainnya.

Tidak hanya aksi dorong dan adu mulut, ada juga ortu praja yang mengancam kepada petugas akan menyobek kartu undangan.

"Buat apa kami di undang kalau tidak bisa masuk," teriak ortu sambil mengacungkan kartu undangan.

Mereka datang sejak pagi ke kampus IPDN untuk menghadiri wisuda anaknya. Salah satu ortu praja asal Jawa Timur, Ismanu mengatakan, tidak dapat masuk ke dalam gedung acara. "Ada undangan, tidak masuk mungkin karena keterbatasan tempat," katanya.

Ismanu mengaku kecewa karena tidak dapat menyaksikan momen bahagia saat anaknya di wisuda. "Kecewa, pasti yang lain kecewa juga," ujarnya.

Hingga acara berlangsung, ortu praja yang tidak masuk ke dalam gedung itu terpaksa duduk di luar ruangan.


(detik.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.