Sabtu, 20 Jun 2026

KAMPUS

Sapa Pendidikan Seni dengan Djamoe 5

Rabu, 07 Okt 2015 14:12
Dok. UPI
Djamoe5 jadi ajang untuk bisa melestarikan dunia pendidikan dan seni.
JAKARTA - Banyak cara yang bisa dilakukan generasi muda untuk bisa melestarikan pendidikan dan seni. Salah satunya yang dilakukan oleh para mahasiswa Univeristas Pendidikan Indonesia (UPI), melalui Djamoe 5.

Awalnya, Djamoe 5 terselenggara oleh mahasiswa dari departemen Seni Rupa yang bernama Djamoe Cap Ikip. Serta telah menyelenggarakan pertunjukan seni sebanyak empat kali, yakni pada 2001, 2004, 2007, dan 2010. Sedangkan pada 2015 ini akan ada tampilan berbeda yang disuguhkan.

Ketua Panitia Djmaoe 5, Agung Bakti menyatakan bila Djamoe 5 ini adalah acara yang nantinya akan mengundang para pemuda dan seluruh maasyarakat.

"Djamoe 5 merupakan acara yang akan mengundang kalangan pelajar, mahasiswa, dan seluruh masyarakat untuk berekspresi dengan keindahan seni yang sebenarmya dengan tidak melupakan nilai edukasi di dalamnya," ungkapnya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (7/10/2015).

Tema dari acara Djamoe 5 ini adalah Sei Eduhai. Yang berasal dari kata "Edukasi" dan "Hai". Hal ini merupakan menjadi simbol dalam menyapa kembali pendidikan seni serta menyampaikannya kembali pada semua masyarakat.

Apalagi banyak kesenian yang hampir punah. Sehingga acara ini bisa menjadi alternatif untuk memberikan pendidikan seni kepada masyarakat serta menyeimbangkannya dengan seni sekarang.

Selain itu, Djamoe 5 juga bisa meniadi wadah bagi generasi muda terutama komunitas atau band-band Bandung untuk bisa menjadi batu loncatan mereka. Tidak hanya musik, acara ini juga akan diisi dengan berbagai permainan tradisional sehingga memutar kembali memori masa kecil para generasi di tahun 90-an.

Kegiatan Djamoe 5 ini terdiri dari berbagai acara di antaranya pamera seni internasional, bazar, karnaval, performace art,  video mapping isola. Sebagai kampus pendidikan, UPI sendiri memiliki kewajiban dalam menyediakan berbagai perlombaan, di antaranya lomba ilustrasi dan musik, workshop musik digital, batik, lukis totebag, sablon, komik dan juga lettering. (afr)

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.