Rabu, 29 Apr 2026

Sekolah Salah Kelola Dana BOS

Selasa, 01 Des 2015 14:32
Dok. Okezone
Ilustrasi

JAKARTA - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimaksudkan untuk membantu para siswa kurang mampu agar bisa tetap mengenyam pendidikan di sekolah. Dana tersebut langsung dikirim ke pihak sekolah untuk memenuhi biaya kegiatan belajar mengajar sehingga tidak lagi membebani siswa yang kurang mampu.

Namun nyatanya, penerapan dana BOS di lapangan masih terkendala sejumlah masalah. Dana BOS belum bisa menutupi sepenuhnya kebutuhan siswa kurang mampu.

"Pengelolaannya oleh sekolah, yakni sekira 40 persen, dimanfaatkan sebagai gaji guru tetap maupun honorer," ungkap Tim Peneliti dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Abdullah Ubaid, di Kemdikbud, Selasa (1/12/2015).

Hal ini terlihat di sejumlah sekolah swasta di Cakung, Jakarta Timur. Banyak pengelola sekolah memanfaatkan dana BOS bukan untuk pembiayaan kegiatan belajar mengajar siswa. Akibatnya, mereka masih harus membayar uang pendidikan ke sekolah.

"Masih banyak yang tidak tahu tentang BOS. Para siswa masih dibebankan dengan biaya sekolah mereka," ujarnya.

Padahal, sejatinya BOS diperuntukkan sebagai bantuan penyelenggaraan pendidikan, di antaranya pembelian buku teks pelajaran, pembiayaan proses pendaftaran siswa baru, pembelian barang-barang habis pakai hingga pembiayaan langganan daya dan jasa seperti listrik dan air. Karena sudah terjamin oleh BOS, para siswa tidak mampu pun tidak harus drop out dari sekolah karena tidak memiliki uang untuk biaya pendidikan.

"Dana BOS sendiri perlu dikelola dengan melibatkan banyak komponen, termasuk orangtua dalam merencanakan penggunaannya," tukasnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.