- Home
- Pendidikan
- Sekolah Salah Kelola Dana BOS
Sekolah Salah Kelola Dana BOS
Selasa, 01 Des 2015 14:32
JAKARTA - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimaksudkan untuk membantu para siswa kurang mampu agar bisa tetap mengenyam pendidikan di sekolah. Dana tersebut langsung dikirim ke pihak sekolah untuk memenuhi biaya kegiatan belajar mengajar sehingga tidak lagi membebani siswa yang kurang mampu.
Namun nyatanya, penerapan dana BOS di lapangan masih terkendala sejumlah masalah. Dana BOS belum bisa menutupi sepenuhnya kebutuhan siswa kurang mampu.
"Pengelolaannya oleh sekolah, yakni sekira 40 persen, dimanfaatkan sebagai gaji guru tetap maupun honorer," ungkap Tim Peneliti dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Abdullah Ubaid, di Kemdikbud, Selasa (1/12/2015).
Hal ini terlihat di sejumlah sekolah swasta di Cakung, Jakarta Timur. Banyak pengelola sekolah memanfaatkan dana BOS bukan untuk pembiayaan kegiatan belajar mengajar siswa. Akibatnya, mereka masih harus membayar uang pendidikan ke sekolah.
"Masih banyak yang tidak tahu tentang BOS. Para siswa masih dibebankan dengan biaya sekolah mereka," ujarnya.
Padahal, sejatinya BOS diperuntukkan sebagai bantuan penyelenggaraan pendidikan, di antaranya pembelian buku teks pelajaran, pembiayaan proses pendaftaran siswa baru, pembelian barang-barang habis pakai hingga pembiayaan langganan daya dan jasa seperti listrik dan air. Karena sudah terjamin oleh BOS, para siswa tidak mampu pun tidak harus drop out dari sekolah karena tidak memiliki uang untuk biaya pendidikan.
"Dana BOS sendiri perlu dikelola dengan melibatkan banyak komponen, termasuk orangtua dalam merencanakan penggunaannya," tukasnya.
(okezone.com) Pendidikan
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye