- Home
- Pendidikan
- Siswa dan Guru SMK di Ciamis Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok
pendidikan
Siswa dan Guru SMK di Ciamis Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok
detik.com
Senin, 23 Sep 2019 11:19
"Mulai hari ini, Senin 23 September 2019 dan seterusnya tidak boleh ada lagi yang merokok di kawasan sekolah, karena semuanya sudah sepakat, siswa, guru dan orang tua siswa," ujar Kepala SMKN 2 Ciamis Asep Agus.
Menurut Agus, pihak sekolah tak melarang merokok. Namun tamu atau siapa saja yang masuk sekolah harus mengikuti aturan yang berlaku, bahwa SMKN 2 Ciamis dengan tegas adalah kawasan tanpa rokok.
Foto: Dadang Hermansyah |
"Untuk sanksinya tak ada hukum, tapi sanksi moral dulu. Bentuknya seperti apa nanti saja. Karena sekolah adalah tempat pembinaan. Harapannya itu sekolah bebas asap rokok," tegas Asep Agus.
Di sisi lain, penerapan KTR ini juga untuk melatih disiplin para siswa SMK bila telah terjun di dunia industri. Diketahui, di pabrik atau kawasan industri, setelah masuk gerbang sudah bebas asap rokok.
"Guru-guru di sini memang banyak yang perokok, ada sekitar 20 orang. Termasuk saya. Tapi sebelumnya sudah dibiasakan, alhamdulillah bukan hanya tak merokok di sekolah tapi betul-betul jadi berhenti merokok," jelasnya.
Muhammad Rully, salah seorang siswa SMKN 2 Ciamis mengaku gembira dengan adanya deklarasi kawasan tanpa rokok di sekolahnya. Diharapkan sekolahnya menjadi sekolah sehat, ramah anak dan bebas asap rokok.
"Kami para siswa sangat mendukung dengan deklarasi ini, semoga berjalan seterusnya tidak hanya beberapa saat saja. Kami siap menegur siapa saja yang melihat ada yang merokok di sekolah," tegasnya.
Terlihat di beberapa sudut sekolah dan gerbang masuk terdapat peringatan untuk tidak merokok. Seperti setelah gerbang masuk terlihat spanduk bertuliskan 'Anda Memasuki Kawasan Tanpa Rokok'. Begitu juga di pintu-pintu ruangan kantor terdapat peringatan 'Dilarang Merokok'.
Aksi ini tentunya sejalan dengan Pemkab Ciamis yang segera membahas Perda Kawasan Tanpa Rokok.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan Pemkab Ciamis akan segera membahas Perda Kawasan Tanpa Rokok. Ia mengakui meski sebagai perokok, tapi harus peduli dan memfasilitasi warga yang tidak merokok.
"Sebetulnya meski belum ada Perda aksinya sudah ada, di setiap kantor SKPD sudah bebas rokok. Sudah terdapat smoking area. Hanya saja tinggal implementasinya. Insya alloh segera tahun depan Perda sudah ada," ujarnya beberapa waktu lalu.
Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan
JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,
Nekat Manipulasi Data Visa, Tiga WN Tiongkok Dideportasi
JAKARTA - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara Tiongkok setelah terbukti memalsukan data, dan memberikan keterangan tidak benar untuk memperoleh visa kunjungan bisnis da
MPR dan UNHAS Bahas Pasal 33 UUD 1945, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan
Jakarta - Komisi Kajian Ketatanegaraan (K-3) MPR RI bersama Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar Diskusi Konstitusi bertajuk 'Evaluasi implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republi
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Penggerak UMKM Padang Pariaman
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, akan menyelenggarakan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 di Kantor Bupat
Prabowo Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Bahkan, Pr
Foto: Dadang Hermansyah